LIPUTAN ABI YAZID DARI MALANGIkuti di twitter
Hasil kurang bagus di dua pertandingan Grup E Piala Presiden 2019 membuat pelatih Arema FC Milomir Seslija meminta pengertian suporter untuk memberikan waktu kepada pemain menjalani proses.
Milo mengatakan, tuntutan meraih kemenangan yang sangat kuat memang hadir saat menangani tim besar seperti Arema ataupun Persib Bandung, meski hanya pramusim. Menurut Milo, suporter juga mesti tahu pelatih harus mencoba seluruh pemain di laga pramusim.
“Melatih tim seperti Arema, laga pramusim jadi setara dengan kompetisi resmi. Banyak suporter yang ingin kami memenangkan pertandingan. Pramusim menjadi sulit untuk melihat semua pemain, karena ada kalanya pemain bermain buruk,” jelas Milo.
“Jika itu terjadi, mental pemain akan hancur, karena gagal menampilkan permainan terbaik di saat kami mencobanya. Padahal kami membutuhkan mereka, karena kami pasti tidak akan bisa menampilkan pemain inti selama satu musim penuh.”
Sementara itu, terkait kondisi tim, Milo mengaku senang dengan perkembangan pemain yang sudah mulai tersenyum usai dikalahkan Persela Lamongan. Selain senyum, penawar obat untuk menaikkan mental adalah memenangkan laga melawan Persita Tangerang, Rabu (13/3) malam WIB.
“Kami kini harus kembali berkonsentasi menghadapi pertandingan terakhir grup. Dalam sepakbola ada menang, seri, dan kalah. Tapi untuk mengembalikan mental kami, kemenangan adalah solusinya, tidak bisa ditawar. Pemain memiliki dedikasi yang tinggi, dan siap bekerja keras untuk menang,” tegasnya.
“Saya tahu kami membutuhkan banyak gol untuk membuka peluang lolos. Kemarin kami memang kesulitan membongkar Persela, dan mungkin strategi itu akan sama diterapkan Persita.”
Di sisi lain, Milo juga senang menyambut gembira kembalinya Hamka Hamzah ke tim setelah absen melawan Persela. Hamka sebelumnya menyembuhkan mulut bagian atasnya yang mengalami robek dan perlu mendapatkan jahitan.
“Saya senang melihat Hamka sudah bergabung dengan kami. Tapi saya masih belum bisa melihat apakah dia akan bermain atau tidak. Jika bermain, mungkin dia akan menjadi striker untuk menyambut bola panjang selama 20-30 menit saja,” tutupnya. (gk-48)
Goal Indonesia




