Manajer Arsenal Mikel Arteta mengakui, kegagalan di musim lalu meraih gelar juara Liga Primer Inggris telah memberinya banyak pelajaran positif. Ditegaskannya, hal itu tak akan terulang di kampanye 2023/24 ini selama terpenuhi satu syarat.
The Gunners membuat beberapa rekrutan potensial di musim panas kemarin dan saat ini kembali menjadi kontender juara bersama Liverpool dan Manchester City.
Sementara The Gunners tidak difavoritkan untuk merengkuh titel EPL di tengah persaingan mereka dengan dua rival sengitnya itu, Arteta yakin pasukannya kali ini lebih cerdas dalam bersaing di jalur juara.
"Yang saya katakan adalah hal terpenting untuk memberi dampak di akhir musim adalah kami memiliki skuad penuh yang tersedia. Itu persyaratan nomor satu," tegas Arteta kepada reporter.
"Sekarang ini, kami belum memilikinya, dan kami harus memilikinya dan kami sedang berupaya memilikinya. Itu persyaratan pertama. Kedua, ketiga, keempat, jika kami tidak memiliki persyaratan itu, bakal sulit. Jika kami tidak memilikinya, kami punya kesempatan bagus, tapi saya kira bakal berjalan sulit," jelasnya.
Saat ditanya apakah artinya Arsenal bakal kembali kehilangan momentum meraih gelar juara di musim ini seketika Arteta tak memiliki tim terbaiknya lantaran problem cedera, sang manajer di posisi 50-50.
"Tidak, saya tidak bilang begitu. Saya hanya bilang, ini akan jauh lebih sulit," ucapnya.
"Ketika Anda memiliki dua sampai tiga pemain di posisi tertentu, Anda selalu bisa memvariasikan dan mengubahnya. Namun, ada posisi-posisi kritis tertentu di mana itu menjadi lebih sulit," pungkas Arteta.
.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)



