Michael Carrick Ralf RangnickGetty Images

Tiga Hal Yang Mendasari Michael Carrick Lebih Pilih Tinggalkan Manchester United Daripada Bekerja Dengan Ralf Rangnick

Ada tiga faktor penting yang melatarbelakangi Michael Carrick akhirnya memutuskan angkat kaki dari Manchester United. Hal itu diungkapkan mantan pemain Setan Merah, Paul Ince.

Seperti diketahui, Carrick memilih menanggalkan jabatannya setelah Ralf Rangnick tiba sebagai manajer interim The Red Devils alih-alih bekerja bareng juru taktik Jerman tersebut.

Namun perlu diingat, di tangan Carrick, Man United sempat merasakan dua kemenangan [kontra Villarreal dan Arsenal] dan sekali hasil imbang [versus Chelsea]. Ince menganalisis, setidaknya ada tiga aspek yang membuat legenda Man United itu lebih memilih hengkang.

Apa saja?

"Saya melihat dari tiga sisi," buka Ince kepada Mirror.

"Saya menangani banyak tim. Saya selalu membawa Alex Rae, yang merupakan tangan kanan saya, teman akrab dan seorang pelatih top," lanjutnya.

"Setiap saya meninggalkan satu klub, saya bilang ke Alan 'dengar, Anda bertahan, Anda ambil alih pekerjaan ini dan lihat apakah Anda menyukainya'. Namun, dia selalu mengatakan 'tidak, jika Anda pergi, saya pun pergi', hanya karena murni kesetiaan," bebernya.

"Saya selamanya bersyukur akan hal itu. Namun, ketika muncul kabar bahwa Michael Carrick mundur, andai itu situasi di mana Solskjaer adalah orang yang membawa saya gabung, yang menjadikan saya asisten dan memberi saya kontrak baru, sehingga selalu muncul dalam benak Carrick bahwa dia akan pergi jika Ole pun pergi. Itu yang pertama," ulas Ince.

"Opsi kedua adalah Anda menganggap Solskjaer akan kembali pada akhirnya, entah itu di Championship atau negara lain. Perkara yang bisa membuat Carrick kembali bergabung dengan Ole sebagai No 2 dia," jelas Ince.

"Opsi ketiga adalah, dia mungkin sudah merasakannya. Dia melakukan dengan sangat baik di tiga laga itu. Jangan terbawa suasana, namun itu adalah tiga laga yang sangat penting. Villarreal, di mana mereka memerlukan kemenangan, hasil imbang kontra Chelsea dan kemenangan atas Arsenal. Itu adalah tiga laga sulit," ungkap Ince.

"Bagi dia, bisa melakukannya dengan baik dengan sedikit pengalaman itu, dia mungkin berpikir 'saya bisa menjalani pekerjaan ini, saya harus menjajalnya. Saya tidak ingin bekerja di bawah seseorang, saya ingin menemukan jalan saya sendiri dan melihat apakah saya bisa mendapatkan pekerjaan sebagai seorang manajer'," terangnya.

"Anda bisa melihat sosok-sosok seperti Steven Gerrard, Frank Lampard dan Wayne Rooney, pemain-pemain top ini merambah ke manajemen dan melakukannya dengan cukukp baik," lanjutnya.

"Dia mungkin berpikir 'inilah saatnya saya'. Itulah tiga faktor itu. Rangnick sempat bilang, dia sudah berbicara dengan Carrick selama sejam dan berusaha untuk mempersuasinya agar bertahan. Sayangnya, dia mengundurkan diri. Ini bukan perkara Solskjaer dipecat lalu mendapatkan kompensasi besar. Michael Carrick mengundurkan diri sehingga dia tidak berhak atas pembayaran apa pun," urai Ince.

"Itu menunjukkan betapa dia manusia yang pantas, dia bisa saja dengan mudah bertahan dan bermain bersamanya [Rangnick]. Tapi dia memiliki sesuatu di kepalanya dan dia ingin menjalaninya," pungkasnya.

Iklan

ENJOYED THIS STORY?

Add GOAL.com as a preferred source on Google to see more of our reporting

0