Mesut Ozil tidak akan dikenang sebagai legenda besar Arsenal. Demikian menurut Kevin Campbell.
Kepada Football Insider, mantan striker The Gunners itu mengklaim, gelandang kreatif berusia 32 tahun itu memang salah satu bakat terbesar yang pernah ada di Emirates Stadium, tetapi hal itu tidak cukup karena dia belum pernah membawa trofi mayor buat klub.
Ozil dan Arsenal akhirnya memutus kontrak pekan lalu dan playmaker Jerman ini tengah melakukan finalisasi kepindahan ke raksasa Turki Fenerbahce. Setelah menjalani karantina mandiri, Ozil akan diresmikan sebagai personel anyar Fenerbahce.
Pemain juara Piala Dunia 2014 itu terakhir kali bermain bagi skuad Mikel Arteta pada Maret tahun lalu. Musim ini, dia tidak didaftarkan di ajang Liga Primer Inggris dan Liga Europa.
"Bisa dikatakan Ozil tidak berhasil [di Arsenal]," tutur Campbell.
"Saya berharap, dia akan baik-baik saja, dia telah pergi ke klub masa kecilnya di Fenerbahce, yang akan bagus bagi dirinya. Arsenal membebaskan sedikit ruang pada tagihan gaji. Tidak masalah, kami mendoakan yang terbaik baginya," sambungnya.
"Sekarang saatnya bagi klub untuk beranjak ke depan," tegasnya.
"Namun, Ozil tidak akan dikenang sebagai pemain besar Arsenal. Dia akan dikenang sebagai pemain berkualitas, seorang yang bertalenta, tapi bukan legenda," jelas Campbell.
"Jika Anda ingin menjadi seorang yang besar, Anda memimpin dengan contoh dan tidak memiliki apa yang ada dalam resume dia. Dia mewakili era Emirates, talenta luar biasa, tapi tidak membawa trofi-trofi besar ke rumah kami. Ini adalah sesuatu yang Anda perlukan," urai Campbell.
Ozil mencatatkan total 254 penampilan bagi Arsenal di seluruh kompetisi dan memenangkan tiga Piala FA dan satu Community Shield dalam tujuh setengah tahun pengabdiannya di klub London Utara.
Ozil juga jadi bagian dari skuad yang menuntaskan musim 2017/18 sebagai runner-up Piala Liga Inggris dan Liga Europa semusim berikutnya.




