Lionel Messi mencetak gol untuk Inter Miami pada Rabu malam waktu setempat. Playmaker berusia 39 tahun itu mendedikasikan gol tersebut untuk ayahnya, Jorge, yang belum lama ini meninggal dunia pada usia 68 tahun setelah sakit.
Messi mencetak gol indah untuk membawa Inter Miami unggul 1-2 pada babak pertama laga tandang melawan Philadelphia Union (2-2) di Wilayah Timur MLS. Setelah gol itu, bintang Inter Miami tersebut mengarahkan dua jarinya ke langit sebagai penghormatan untuk ayahnya yang telah meninggal.
Penyerang Argentina itu mengungkapkan keraguan soal masa depannya sebagai pemain setelah meninggalnya Jorge Messi. "Saya tidak tahu harus berbuat apa tanpa dirimu. Saya selalu hanya bermain sepak bola dan sekarang ada keraguan apakah saya masih akan terus melakukannya lebih lama lagi."
"Sejak awal engkau adalah bantuan terbesar saya dan akhir itu tinggal begitu dekat lagi. Mengapa engkau tidak bisa bertahan sedikit lebih lama, agar kami bisa menuntaskannya bersama?", tanya Messi yang berduka di akun Instagram-nya.
Messi juga terlibat dalam sebuah insiden. Dalam sebuah adu argumen, ia melayangkan sebuah tamparan ringan kepada Quinn Sullivan, setelah itu kedua pemain sempat berdiri saling berhadapan.
Inter Miami gagal mempertahankan keunggulan 1-2 dan harus puas dengan hasil imbang 2-2 di Philadelphia. Jauh di masa injury time, wonderkid tuan rumah Cavan Sullivan, yang sudah diikat Manchester City, dan Yannick Bright dari tim tamu sama-sama mendapat kartu merah setelah terjadi keributan.
Messi dan kawan-kawan menempati posisi kedua di Wilayah Timur MLS, tertinggal tujuh poin dari pemuncak klasemen Nashville. Sang pemimpin klasemen menang 4-1 atas Inter Miami pekan lalu.

