Pemain blasteran Elkan Baggott menegaskan dirinya akan langsung terbang ke Singapura untuk memperkuat timnas Indonesia di Piala AFF 2020 setelah membela Ipswich Town U-23 terlebih dulu.
Baggott telah mengikuti latihan bersama timnas senior kemarin sore di Stadion Madya Gelora Bung Karno Jakarta. Latihan ini merupakan bagian dari persiapan menghadapi dua pertandingan uji coba melawan Afghanistan pada 16 November dan sembilan hari kemudian menghadapi Myanmar sebelum beraksi di Piala AFF.
Pertandingan uji coba itu nantinya digelar di Turki sekaligus menjadi ajang pemusatan latihan (TC). Satu dari dua pertandingan uji coba di Turki ini, yaitu duel kontra Afghanistan, masuk ke dalam kalender FIFA yang berlangsung antara 8 dan 16 November. Baggott berharap dirinya mendapat kepercayaan dari pelatih Shin Tae-yong untuk tampil di laga tersebut.
“Saya kira melawan Afghanistan akan digelar pada FIFA matchday, dan saya mau bermain pada laga itu jika terpilih,” ujar bek berusia 19 tahun tersebut.
Selepas menghadapi Afghanistan, Baggott dipastikan tidak tampil melawan Myanmar. Sebab, ia harus pulang ke Ipswich untuk memperkuat tim U-23 di kompetisi domestik. Ipswich Town U-23 dijadwalkan bertanding pada 22 November melawan Millwall U-23 dan delapan hari berselang meladeni Watford U-23.
Baggott tidak akan menghadapi kendala untuk melakukan perjalanan ke Singapura dari Inggris, karena tak ada larangan dari pemerintah setempat. Baggott batal memperkuat timnas senior di kualifikasi Piala Dunia 2022, karena adanya larangan perjalanan ke Dubai, Uni Emirat Arab, terkait pandemi COVID-19.
“Saya akan kembali ke Ipswich Town U-23 untuk bermain di sana selama dua pekan, dan pada 1 Desember 2021, saya akan terbang ke Singapura. Klub saya sudah memberikan izin [memperkuat timnas senior],” jelas Baggott.
Baggott mengutarakan, ia tidak menghadapi kendala beradaptasi dengan tim, termasuk bahasa. Sebab, beberapa pemain timnas senior juga mempunyai kemampuan berbahasa Inggris. Baggott berambisi membawa timnas senior menjadi juara Piala AFF.
“Tidak ada masalah, karena beberapa teman juga ada yang berbicara bahasa Inggris. Tim pelatih juga ada yang langsung menerjemahkan bahasa Korea ke Inggris,” ucap Baggott.
“Tentu saja kami datang ke sana [Singapura] untuk meraih kemenangan. Kami datang tidak hanya untuk bertanding dan berkompetisi, tapi juga ingin menang. Jelas saya ingin juara, merasakan menjadi juara pertama kalinya bersama timnas Indonesia.”




