Menteri olahraga Italia Vincenzo Spadafora meragukan bahwa kompetisi sepakbola di negaranya bisa kembali bergulir pada 3 Mei mendatang, dengan menyebut itu “terlalu optimistis”.
Federasi Sepakbola Italia (FIGC) dan pemerintah secara rutin membahas soal kemungkinan melanjutkan kompetisi, namun menteri olahraga Spadafora menekankan bahwa Serie A harus mengikuti perkembangan dari pandemi virus corona.
Spadafora sebelumnya menargetkan 3 Mei untuk memulai kembali sepakbola di negaranya, namun sekarang pendiriannya mulai goyah sebagaimana hingga Jumat (27/3) siang WIB, Italia memiliki 80.589 kasus positif virus corona, dengan 8.215 orang meninggal dunia sedangkan 10.361 lainnya berhasil sembuh.
“Perkiraan kami untuk melanjutkan kompetisi olahraga sebelumnya di akhir April atau Mei, kami terlalu optimistis menimbang kondisi darurat kesehatan ini,” kata Spadafora di Rai 3.
“Saya dapat mengatakan dengan pasti bahwa, jika ada wacana menggulirkan kembali olahraga, itu pasti akan dimulai tanpa penonton.
“Tidak mungkin untuk berpikir sebaliknya, tapi saya juga memiliki beberapa keraguan sehubungan dengan tanggal 3 Mei.
“Sayangnya, darurat medis ini terus-menerus berkembang. Kami harus menyesuaikan keputusan kami sesering mungkin dengan epidemi ini.”
