Liga 1 2017 sudah memasuki tikungan akhir. Saat ini, hanya tersisa tiga klub yang masih berpeluang untuk menjadi juara Liga 1. Itu setelah, PSM Makassar dipastikan tersingkir dari persaingan lantaran menderita kekalahan dari Bali United, skor 1-0, di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Senin (6/11) malam.
Tiga klub yang masih berpeluang adalah Bali United, Bhayangkara FC, dan Madura United. Sebenarnya, PSM masih berada di posisi ketiga dengan 62 poin dan masih menyisakan satu pertandingan. Mereka tertinggal tiga poin dari Bali United yang ada di peringkat pertama yang juga masih memiliki satu laga lagi.
Artinya, jika PSM menang di laga terakhir melawan Madura United dan Bali United kalah dari Persegres Gresik United, jumlah poin kedua tim akan sama. Tapi PSM tetap tak bisa menjadi juara lantaran kalah head to head dari Bali United.
Bali United memang memiliki kans yang sangat besar untuk menjadi juara. Mengingat, lawan yang mereka hadapi di laga terakhir, tanpa bermaksud menganggap remeh, adalah tim yang saat ini menjadi juru kunci dan kerap menjadi lumbung gol klub lain. Kemungkinan tak akan sulit bagi skuat yang dilatih Widodo Cahyono Putro itu untuk meraih maksimal 68 poin di akhir musim.
Di lain pihak, pesaing yang paling berpeluang besar untuk menjegal ambisi juara Bali United adalah Bhayangkara. Bhayangkara kini menduduki posisi kedua dengan 63 poin dan masih menyisakan dua laga melawan Madura United (8/11) dan Persija Jakarta (12/11).
Jika tim yang dilatih Simon McMenemy itu berhasil menyapu bersih dua laga tersebut dengan kemenangan, mereka otomatis akan menjadi juara tanpa peduli dengan hasil pertandingan yang lain. Itu karena, mereka bisa mengumpulkan poin maksimal 69 atau lebih unggul satu angka dari poin maksimal yang bisa dikoleksi Bali United.
Belum lagi, jika Komisi Disiplin (Komdis) PSSI memutuskan hasil laga antara Mitra Kukar melawan Bhayangkara dibatalkan, lantaran tim Naga Mekes dianggap menggunakan pemain tidak sah. Dalam hal ini dengan memainkan Mohamed Sissoko yang sebelum laga dihukum larangan dua pertandingan oleh komdis. Bisa jadi, hasil imbang yang terjadi pada laga itu dibatalkan, dan Bhayangkara yang dianggap memenangkan pertandingan. Artinya, kans The Guardian menjadi juara bakal lebih besar.
Sementara itu, Madura United yang kini berada di peringkat keempat bisa menjadi juara, jika mampu menumbangkan Bhayangkara (8/11) dan PSM (12/11), dalam dua laga terakhir mereka untuk mengumpulkan poin maksimal 66. Itu juga mereka sambil berharap Bhayangkara dan Bali United kalah di laga terakhir.
Melihat kenyataan itu, kapten tim Madura United Fabiano Beltrame enggan terlalu pusing dengan peluang timnya. "Jangan hitung itu klasemen. Agar kami merasa lebih enjoy dalam menjalani pertandingan," kata Beltrame, seperti dikutip laman resmi klub.
"Satu kali imbang saja berarti sudah pupus harapan untuk bisa bersaing lagi di pertandingan terakhir. Kami harus tetap jaga peluang itu dengan berusaha memenangi pertandingan. Kami tidak bisa melakukan penghitungan prediksi juara, karena tugas kami adalah membawa tim ini meraih dua kemenangan lagi," tegas bek asal Brasil itu.

