Mengapa Timnas Prancis Tak Kunjung Panggil Aymeric Laporte?

Terakhir diperbarui
Komentar()
Getty
Banyak pihak bertanya-tanya mengapa bek sebagus Aymeric Laporte tak kunjung mendapat caps perdananya bersama Timnas Prancis.

Di usianya yang kini sudah menginjak 24 tahun, Aymeric Laporte tak terbantahkan dipandang sebagai salah satu bek tengah terbaik di dunia.

Berstatus bek termahal kedua di dunia tatkala diboyong Manchester City dari Athletic Bilbao lewat mahar £57 juta pada Januari lalu, Laporte langsung menyegel posisi inti di jantung pertahanan The Citizens untuk bermain reguler di level tertinggi sepakbola hingga detik ini.

Karenanya publik dibuat bertanya-tanya mengapa Timnas negaranya, Prancis, tak kunjung memberi caps perdana untuk pemain berdarah Basque tersebut. Pelatih Tim Ayam Jantan, Didier Deschamps, bahkan lebih memilih bek gaek, Adil Rami, dalam skuat juara dunianya di Piala Dunia 2018 kemarin.

Aymeric Laporte France

Keheranan ini kembali mengemuka karena dalam wawancara terbarunya, Laporte kembali menegaskan kembali hasratnya untuk membela Prancis. "Membela Prancis? Tentu saja saya menginginkannya dan saya selalu siap. Namun itu semua tergantung pada pelatih," ujarnya, seperti dikutip Mirror.

Media terkemuka Prancis, L'Equipe, belakangan melansir pernyataan menarik dari mantan pelatih Timnas Prancis junior, Pierre Mankowski, yang pernah menangani Laporte. "Dia tak tak terlibat dalam [pergaulan] tim. Dia adalah seorang penyendiri," ungkapnya.

"Ketika Laporte [mencoba] berkomunikasi, itu mungkin tampak aneh karena dia punya presepsi besar akan nilainya dan dia menunjukkan itu. Pada akhirnya dia adalah seorang profesional yang punya masalah dalam mengintegrasikan dirinya ke dalam tim," jelasnya.

Menjadi masuk akal, karena Deschamps dikenal lebih mengutamakan sikap ketimbang kualitas di atas lapangan dalam memilih pemain. Dia menunjukkan itu dengan tak pernah lagi menyertakan Karim Benzema, Mathieu Valbuena, Samir Nasri, dan terkini Adrien Rabiot, kendati brilian di level klub.

Laporte sendiri sejatinya pernah dipanggil Deschamps pada Maret 2017 lalu, tapi urung mengukir caps karena hanya hangatkan bangku cadangan. Mungkin pada titik itulah juru taktik berusia 50 tahun ini sadar bahwa Laporte tidak cocok dengan filosofinya di Les Bleus, kendati dirinya belum memberi konfirmasi.

 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on

Artikel dilanjutkan di bawah ini

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Ronaldo Torehkan Rekor Gol Untuk Juventus Setelah 50 tahun
2. Real Madrid Dibantai Eibar, Toni Kroos Sulit Beri Penjelasan
3. AC Milan Buka Potensi Pulangkan Gonzalo Higuain
4. Lewat Marotta, Inter Akan Tikung Juventus Angkut Paul Pogba
5. Trio Sepakbola Terbaik Sepanjang Masa
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

  Footer Banner UEFA Nations League

 

Artikel Selanjutnya:
PREVIEW Liga Champions: Valencia - Manchester United
Artikel Selanjutnya:
Jurgen Klopp Tak Termotivasi Revans Pada Real Madrid
Artikel Selanjutnya:
Jadwal Timnas Indonesia, Klasemen & Hasil Piala AFF 2018
Artikel Selanjutnya:
Pemain Tottenham Hotspur Tak Sadar Hasil Inter Milan
Artikel Selanjutnya:
Jurgen Klopp: Napoli Tak Mampu Jawab Kegemilangan Liverpool
Tutup