Mengapa Kiper Tak Boleh Tangkap Bola Backpass?

A goalkeeper handles the ball Getty Images

Ada banyak pertanyaan di sepakbola yang menarik untuk diulik, salah satunya menyangkut aturan backpass yang melarang kiper menangkap bola dengan tangan.

Untuk dikethaui, seorang kiper diharuskan meng-handle dengan cara lain ketika rekan satu tim secara sengaja memberi operan kepadanya menggunakan kaki.

Aturan itu berlaku di sepakbola modern seperti sekarang ini, di mana kiper yang sengaja menangkap bola ‘backpass’ tersebut akan membuat timnya dijatuhi pelanggaran.

Lantas mengapa demikian? Goal coba menjelaskannya di sini!

Larangan Menangkap Bola Backpass

Manuel Neuer
Getty Images

Aturan backpass pertama kali diterapkan pada 1992 untuk mencegah kemungkinan sebuah tim membuang-buang waktu dengan memainkan permainan teritorial yang aman.

Itu diperkenalkan sebagai tanggapan langsung atas Piala Dunia 1990, yang mendapatkan reputasi buruk karena banyak pemain bertahan memilih untuk mengoper bola kembali ke penjaga gawang mereka.

Kemudian aturan backpass diatur dalam Law 12, Section 2 dari the Laws of the Game, yang dengan tegas menyatakan bahwa penjaga gawang dilarang memegang bola yang dioper oleh rekan setimnya dan harus mencari cara lain seperti menggunakan kaki.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Apa Hukuman Jika Melakukan Bacpkass?

Indirect Freekick
Getty Images

Backpass yang ilegal akan membuat tim tersebut dikenai tendangan bebas tidak langsung di mana pun sang kiper mengambil bola terakhir.

Namun, aturannya berubah ketika penjaga gawang mengambil atau menangkap bola di dalam kotak kecil mereka sendiri.

Dan jika itu yang terjadi, tendangan bebas tidak langsung dilakukan dari titik di garis kotak kecil yang paling dekat dengan tempat pelanggaran.