Transfer winger Prancis Moussa Diaby dari klub Al Ittihad Saudi ke Bayer Leverkusen Jerman berubah menjadi salah satu persoalan tersulit dalam periode transfer saat ini, kendati adanya keinginan serius dan timbal balik di antara seluruh pihak untuk merampungkan kesepakatan tersebut serta mengembalikan sang pemain ke kompetisi "Bundesliga".
Laporan media Jerman yang dirilis jurnalis Patrick Scherer, spesialis yang mengikuti berita Bayer Leverkusen, mengungkap alasan-alasan sebenarnya di balik tertundanya pengumuman kesepakatan secara resmi hingga saat ini, dengan menyebutkan bahwa negosiasi antara manajemen Al Ittihad dan pihak Jerman itu terbentur pada satu kendala utama yang menghambat penandatanganan akhir.
Berdasarkan rincian yang beredar, sisi finansial terkait nilai pemindahan kontrak pemain sama sekali tidak menjadi penghalang antara kedua klub, di mana manajemen Al Ittihad telah mencapai kesepakatan yang nyaris sempurna dengan manajemen Bayer Leverkusen untuk menuntaskan transfer tersebut dengan nilai sekitar 30 juta euro, angka yang telah disetujui kedua belah pihak untuk memulai prosedur kepindahan.
Baca juga: Walid Al Faraj membuat kehebohan, keseleo lidah yang membongkar kerinduan akan masa lalu!
Kesepahaman tidak hanya terbatas pada manajemen kedua klub, tetapi meluas mencakup syarat-syarat pribadi pemain itu sendiri; sebab Bayer Leverkusen telah merampungkan kesepakatan penuh dengan Moussa Diaby mengenai rincian kontrak baru serta klausul-klausul yang berkaitan dengan gaji dan durasinya, di tengah keinginan yang begitu besar dari pemain internasional Prancis itu untuk kembali lagi ke barisan mantan klubnya.
Meskipun nilai kesepakatan dan klausul kontrak pemain seharusnya sudah dituntaskan, titik perselisihan satu-satunya yang menghalangi penutupan berkas ini terletak pada aspek penyelesaian finansial antara pemain dan klubnya saat ini; di mana hal-hal denda finansial serta hak-hak Diaby yang tersisa di manajemen Al Ittihad mensyaratkan solusi akhir sebelum penandatanganan dokumen kepergian resmi.
Manajemen Leverkusen saat ini berupaya menekan ke arah penyelesaian berkas yang tertunda ini secepat mungkin, dengan harapan menuntaskan kesepakatan secara resmi dan bergabungnya pemain ke latihan bersama, sementara manajemen Al Ittihad terus mengkaji pilihan-pilihan yang tersedia untuk memastikan penutupan berkas dengan cara yang menjaga hak-hak finansial dan kontraktual klub.





