Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Chelsea FC v Tottenham Hotspur - Premier League 2026/27Getty Images Sport
Diterjemahkan oleh

Mengapa Cole Palmer diskors saat menghadapi Liverpool, tetapi bisa bermain melawan Manchester United setelah kartu merah kontra Tottenham

Mengapa Palmer akan absen melawan Liverpool

Palmer, 24 tahun, menerima kartu merah pertama dalam karier profesionalnya setelah mendapat dua kartu kuning dalam rentang sembilan menit pada babak kedua melawan Tottenham Hotspur. Menurut Liverpool Echo, skorsing akibat kartu merah di Liga Primer Inggris juga berlaku dalam kompetisi piala domestik.

Karena itu, Palmer akan menjalani skorsing satu pertandingan dan absen dalam laga Piala Liga Inggris melawan Liverpool di Anfield pada Rabu. Wasit Chris Kavanagh mengusir Palmer setelah ia lebih dulu menabrak Mateus Fernandes hingga memicu keributan, lalu menginjak mantan gelandang Chelsea, Conor Gallagher, dengan pul sepatunya.

Neville kecam Palmer karena kehilangan kendali

Kavanagh tidak menghadapi keputusan sulit untuk mengeluarkan kartu kuning kedua pada menit ke-80, setelah sebelumnya memperingatkan Palmer atas keterlibatannya dalam keributan dengan Fernandes. Berbicara di Sky Sports, mantan bek Manchester United Gary Neville menegaskan bahwa Palmer hanya bisa menyalahkan dirinya sendiri karena kehilangan kendali menjelang akhir derbi London itu.

“Keputusan wasit tepat. Cole Palmer kehilangan kendali dalam 10 menit terakhir,” kata Neville. “Yang itu sudah jelas. Itu tekel yang ceroboh, dia tahu persis apa yang dia lakukan. Bukan tekel yang bagus, tindakan nakal, sangat nakal.”

Alonso tanggapi kekalahan mengecewakan dalam derbi

Alonso mengaku tidak melihat pelanggaran Palmer dari tepi lapangan, tetapi mengakui Chelsea tampil jauh di bawah harapan setelah gol bunuh diri Mike Penders dan gol Mathys Tel menjelang akhir laga memastikan kemenangan Tottenham Hotspur. “Kami semua kecewa dengan hasilnya. Secara kolektif maupun individu, penampilan kami tidak berada di level terbaik,” kata Alonso.

“Gol pertama menjadi penentu dan mereka yang mendapatkannya. Dengan sepuluh pemain, situasinya sulit, tetapi kami bisa bermain lebih baik. Peluang menjadi faktor utamanya, mereka punya sedikit peluang dan kami juga. Saat turun minum, kami membicarakan bahwa kami harus sabar dan bermain dewasa. Kami bisa bermain lebih baik. Kami ingin permainan lebih mengalir di area tengah. Kami ingin Cole Palmer dan Morgan Rogers mengisi ruang-ruang di sana. Ada beberapa situasi, tetapi secara keseluruhan kami harus bermain lebih baik.”

Apa selanjutnya bagi Palmer dan Chelsea?

Meski Alonso kini harus mencari cara menghadapi mantan klubnya, Liverpool, dalam laga tandang Piala Liga Inggris pada Rabu tanpa Palmer, absennya sang pemain tidak akan lama.

Karena skorsing satu pertandingan itu berlaku di seluruh kompetisi domestik, Palmer akan menuntaskannya pada pertengahan pekan dan kembali tersedia saat Chelsea menghadapi Manchester United di Liga Primer Inggris pekan depan.

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google