Al Ahli v Al Ittihad: Saudi Pro LeagueGetty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Media Saudi: Pihak manajemen klub "menertawakan" para pendukung

Klub Al-Ittihad Jeddah dan para pendukungnya sedang dilanda keterkejutan dan kesedihan, setelah kekalahan telak yang diderita tim tersebut dari Neom dengan skor 3-4, pada Rabu kemarin, dalam pertandingan pekan ke-29 Liga Profesional Roshen.

Musim ini, Al-Ittihad mengalami ketidakstabilan yang jelas dalam keputusan manajemen, yang mengakibatkan pergantian pelatih asal Prancis, Laurent Blanc, di awal musim ini, kemudian penunjukan pelatih asal Portugal, Sergio Conceição, yang tidak mencatatkan prestasi berarti, serta terlibat dalam perselisihan dengan para pendukung dan pemain.

Ditambah lagi dengan hengkangnya duo veteran Prancis, Ngolo Kanté dan Karim Benzema, selama bursa transfer musim dingin terakhir.

Baca juga.. Kejutan besar.. Ivan Toney terancam skorsing selama setahun!
Baca juga.. Video.. Jurnalis Saudi: Tak ada yang ingin Ronaldo menjadi juara liga!

Mengenai hal ini, jurnalis Abdullah Flata berkomentar saat tampil di program "Action with Walid" mengenai situasi terkini klub Al-Ittihad Jeddah, menegaskan bahwa tim tersebut berada dalam keadaan kacau di dalam dan di luar lapangan.

Flatah mengatakan: "Al-Ittihad kini bermain dengan ceroboh yang jelas, dan tidak ada pemain yang merasa bertanggung jawab terhadap tim atau menunjukkan semangat yang dibutuhkan untuk meraih kemenangan."

Dia menambahkan: "Pelatih asal Portugal, Sergio Conceicao, menemukan dirinya dalam jalan buntu baik dengan para pemain maupun suporter, dan menangani situasi menjadi sangat sulit, terutama setelah kepergian pemain-pemain besar seperti N'Golo Kante dan Karim Benzema selama bursa transfer musim dingin terakhir."

Flata melanjutkan: "Penyebab utama dari semua krisis ini adalah kekacauan manajemen yang melanda tim sejak awal musim, serta ketidakmampuan untuk mengambil keputusan tegas demi kepentingan klub, yang berdampak negatif pada hasil dan performa tim."

Dia menutup pembicaraannya dengan mengatakan: "Manajemen saat ini telah mengecewakan para pendukung, dan tidak lagi memiliki kemampuan untuk memimpin tim dengan benar. Mereka menyerahkan urusan kepada direktur eksekutif dan direktur olahraga, sementara para pendukung klub dijanjikan janji-janji kosong yang tidak terpenuhi. Hasil yang paling mungkin adalah musim ini akan berakhir tanpa prestasi bagi Al-Ittihad."


Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google