Mantan bek dan pelatih AC Milan Mauro Tassotti menyatakan, bekas klubnya ini tampak memiliki masa depan yang suram lantaran mereka sering melakukan perubahan.
Kurangnya stabilitas di tubuh tim, kata Tassotti, jadi alasan utama kenapa Rossoneri bak tim semenjana dalam beberapa musim terakhir.
Tassotti menyinggung kepergian sosok-sosok berpengaruh seperti Gennaro Gattuso, Zvonimir Boban, dan Paolo Maldini berpotensi menyusul. Menurutnya, Milan tak memiliki kontinuitas dalam banyak aspek.
"Logis bila mengatakan kejayaan Milan diperlukan. Juga untuk klub-klub lainnya, secara umum bagi sepakbola Italia. Namun, itu akan selalu sulit sampai kepemilikan klub lebih stabil. Di Milan kontinuitas sangat kurang," tutur Tassotti.
"Pertama, Leo [Leonardo] hengkang, Gattuso sebagai pelatih juga demikian, lalu Boban, sekarang Paolo Maldini yang sebelah kakinya terlihat sudah di luar pintu," paparnya.
"Banyak hal terus berubah, sehingga ini sulit. Anda tidak akan pernah melihat seorang pelatih meraih kemenangan sendiri," kata Tassotti lagi.
Tassotti menambahkan: "Fans AC Milan selalu mendukung klub dan mengisi stadion. Itulah kebiasaan mereka. Mereka jadi harta yang paling bernilai bagi klub di saat sekarang ini."


