Di tengah kepelikan kampanye Ligue 1 Prancis yang tumben-tumbenan berjalan ketat, PSG akhirnya paling tidak bisa menuntaskan musim 2020/21 dengan raihan trofi.
Menghadapi AS Monaco dalam final Coupe de France di Stade de France, Les Parisiens berhasil mengamankan kemenangan 2-0, memastikan Mauricio Pochettino meraih trofi keduanya di klub ibu kota Prancis.
Adalah Mauro Icardi dan Kylian Mbappe yang menjadi protagonis pertandingan berkat gol dari masing-masing untuk mempersembahkan trofi mayor buat timnya.
Sedari sepak mula, Mbappe cs sudah menunjukkan kepercayaan diri mereka bisa memenangkan pertandingan ini.
Setelah meraba-raba pertahanan klub kerajaan, di menit ke-19 Icardi beraksi. Sebuah sodoran matang dari Mbappe dapat dikonversi eks kapten Inter Milan itu jadi gol pembuka.
Skor 1-0 bertahan sampai kedua tim memasuki ruang istirahat.
Seusai turun minum, The Red and White coba menemukan ritme mereka demi mengejar ketertinggalan. Alih-alih bangkit, PSG malah membuat game over ketika memasuki menit ke-81.
Giliran Mbappe yang memasukkan namanya ke papan skor setelah mengoptimalkan servis matang dari Angel di Maria sembilan menit sebelum pertandingan rampung.
Walau Monaco lebih banyak menghasilkan peluang, dengan total 13 tembakan dilepaskan, berbanding sepuluh milik PSG, namun tak satu pun ada yang bisa berujung gol.
Sampai wasit meniup peluit panjang, skor 2-0 tak berubah. PSG berhak keluar sebagai juara Coupe de France.
Kini, PSG bisa fokus total di pekan terakhir Ligue 1, di mana mereka tertinggal satu poin dari Lille selaku pemuncak klasemen. Satu-satunya harapan PSG bisa mempertahankan gelar juara liga adalah dengan memenangkan laga versus Brest, sembari berharap Lille tersandung.




