Neymar Rennes PSG Ligue 1 09052021Getty

Mauricio Pochettino: Paris Saint-Germain Tidak Perlu Berlarut-Larut Dalam Kesedihan

Paris Saint-Germain tak mampu menundukkan Rennes dalam lanjutan Ligue 1 yang digelar di Roazhon Park. Tim asuhan Mauricio Pochettino hanya bermain imbang 1-1, berkat gol penalti Neymar di akhir babak pertama.

Selain itu, bek Presnel Kimpembe pun juga harus diusir wasit karena mendapatkan kartu merah di menit ke-87.

Tambahan satu poin membuat jarak poin PSG dengan pemuncak klasemen sementara Lille menjadi tiga poin.

Meski begitu, manajer Les Parisiens tersebut mengatakan bahwa yang didadapatkan timnya adalah hasil yang adil karena mereka tidak mampu menunjukkan cara bermain yang bagus.

Pochettino juga menilai bahwa itu adalah pertandingan yang sulit dan membuat semua orang kecewa.

"Itu adalah pertandingan yang sangat sulit. Saya pikir pada akhirnya, hasil imbang adalah hasil yang adil," kata Pochettino dilansir dari laman resmi klub.

"Kami tidak cukup menunjukkan kemampuan terbaik kami untuk memenangkan pertandingan, ditambah, mereka juga bermain bagus. Kami semua kecewa karena hari ini adalah pertandingan yang harus dimenangkan dan kami tidak memberikan performa yang kami harapkan."

Pertandingan selanjutnya bagi PSG adalah melawan Montpellier di Coupe de France. Sang manajer menekankan bahwa timnya harus selalu siap untuk pertandingan berikutnya.

"Laga berikutnya melawan Montpellier? Kami akan berjuang," tambahnya.

"Kami harus bergerak maju, kami tidak bisa menunggu dan itu adalah tanggung jawab kami dan kewajiban kami untuk selalu siap di pertandingan berikutnya."

PSG masih memiliki harapan untuk mendapatkan gelar musim ini selain Piala Super Prancis yang sudah mereka menangkan Januari lalu. Dengan laga semi-final Coupe de France melawan Montpellier, Kamis (13/5) WIB, itu bisa menjadi peluang besar bagi tim asuhan Pochettino untuk kembali mendapatkan gelar juara.

Mengumpulkan 76 poin, PSG masih perlu mengejar ketertinggalan tiga poin dari Lille di peringkat pertama agar bisa menjadi juara, itu pun jika tim asuhan Christophe Galtier melakukan kesalahan dan tidak mendapatkan hasil maksimal di sisa pertandingan.

Dengan sisa dua pertandingan lagi di liga, laga berikutnya melawan Reims akan sangat menentukan siapa yang akan keluar sebagai juara Ligue 1.

Di pekan terakhir Les Parisiens akan bertandang ke markas Brest, sedangkan Lille akan menjamu Saint-Etienne sebelum menuju partai terakhir melawan Angers.

Iklan