Manajemen PSM Makassar berusaha memagari pemain dari berbagai gangguan menghadapi dua pertandingan sisa Liga 1 2017 melawan Bali United dan Madura Unitred agar bisa fokus membantu tim meraih hasil maksimal.
Hasil imbang 1-1 antara Mitra Kukar dan Bhayangkara FC membuat persaingan memperebutkan gelar juara makin sengit. Manajemen pun tak ingin berisiko pemain kehilangan konsentrasi, sehingga memberikan pengawalan kepada penggawa Juku Eja.
CEO PT Persaudaraan Sepakbola Makassar (PSM) Munafri Arifuddin mengatakan, penjagaan ketat pihak keamanan dari unsur kepolisian, TNI, dan pengamanan internal panpel diberikan kepada pemain, baik saat latihan, berada di mes, dan hingga kompetisi usai.
“Jangan sampai ada pihak-pihak tertentu yang bisa memanfaatkan situasi ini. Maka kami saling menjaga lah. Pemain ini adalah aset yang haarus dijaga sebaik-baiknya, sehingga pengamanan di dua laga terakhir ini sangat penting,” ungkap Munafri dinukil laman Tribun Timur.
Sementara itu, mengenai duel melawan Bali United, Senin (6/11), pelatih Robert Rene Alberts memberikan perhatian khusus kepada topskor Liga 1, Sylvano Comvalius. Menurut Rene Alberts, Comvalius merupakan pemain sangat berbahaya.
“Comvalius pemain yang bagus. Bisa mencetak bola dalam kondisi apapun.
Dia sangat bahaya. Kami tahu mereka kuat menyerang, dan juga memiliki materi pemain yang bagus ketika bertahan. Tapi kami memiliki kepercayaan diri menatap laga ini,” kata Pelatih asal Belanda ini.
Sementara Hamka Hamzah mengatakan, laga ini sangat berarti bagi Pasukan Ramang. Kemenangan menjadi bidikan utama tim saat berhadapan dengan Bali United.
“Kami akan berusaha untuk meraih kemenangan, karena kami ingin menjurai Liga 1 musim ini,” ucap mantan Pemain Arema FC ini. (gk-69)


