PENULIS: CHARLOTTE DUNCKER KORESPONDEN MANCHESTER UNITED
Laporan Pertandingan: Manchester United 5-1 Leeds United
Ini adalah hari pertandingan yang sudah dinanti bagi kebanyakan orang dalam 17 bulan terakhir.
Dan bagi para suporter Manchester United yang belum pernah kembali ke Old Trafford sejak Scott McTominay mencetak gol ke gawang Manchester City pada Maret 2019 silam, itu menjadi pertandingan yang pantas untuk ditunggu sebagaimana pasukan Ole Gunnar Solskjaer membantai rival sengit Leeds United dengan skor telak 5-1.
Solskjaer mengaku belum pernah mendengar Old Trafford sekeras itu sejak derbi Manchester dua tahun lalu, tetapi dia mungkin harus merevisi pernyataan itu sekarang. Theatre of Dreams sendiri menjadi sangat bergumuruh setelah United membuka kampanye Liga Primer mereka dengan cara yang gemilang.
Paul Pogba dan Bruno Fernandes bekerja sama untuk sebuah masterclass akan pertunjukan sepakbola menyerang yang begitu menghancurkan, hingga membuat Leeds mengalami kekalahan besar untuk musim kedua berturut-turut di kandang tim Manchester Merah.
Solskjaer mengatakan seusai laga: "Saya tidak bisa meminta lebih." Dan dia benar.
Suasana sore itu terasa begitu menggembirakan bagi para penggemar bahkan sebelum pertandingan digelar, mengingat Raphael Varane akhirnya diresmikan dan diperkenalkan sebagai pemain anyar Setan Merah.
Rekrutan senilai £40 juta ($50 juta) itu keluar dari lorong sembari memegang jersey No.19-nya tinggi-tinggi yang kemudian menambah kegembiraan bagi mereka yang sudah merasa senang karena punya kesempatan kembali ke kandang klub favoritnya.
Adapun upaya United untuk menantang gelar mungkin memudar selama paruh kedua musim lalu, tetapi Solskjaer telah menyatakan dalam konferensi pers sebelum pertandingan bahwa awal musim yang kuat sama pentingnya bagi timnya.
Mengutip pernyataan Pep Guardiola, pelatih asal Norwegia itu berbicara tentang bagaimana gelar liga tidak dapat dimenangkan dalam beberapa minggu pertama, tetapi bisa hilang selama periode menentukan itu. Jadi, Solskjaer tidak bisa mengharapkan respons yang lebih baik dari para pemainnya karena laga pertama saja sudah sangat luar biasa.
Getty/GoalPogba sangat mengesankan di sektor tengah bagian kiri. Dalam performanya seperti ini, sulit untuk menghiraukannya.
Satu, dua, tiga, empat assist mengalir dari pemain Prancis tersebut sebagaimana umpannya yang membelah pertahanan membuat lini belakang Leeds hancur berkeping-keping.
Di pengujung sore itu, ia telah menciptakan lebih banyak assist yang berujung gol dalam 75 menit penampilannya ketimbang yang ia buat selama kampanye 2020/21 (tiga assist).
Assist pertama dari Pogba berupa umpan terobosan untuk Fernandes, yang dengan cekatan menguasai bola untuk kemudian menaklukkan Illan Meslier dari jarak dekat.
Luke Ayling merespons di awal babak kedua dengan mengemas gol penyama kedudukan yang mengejutkan melalui tendangan kerasnya dari luar kotak penalti.
Mason Greenwood, Fernandes (dua kali lagi) dan bahkan Fred masuk dalam daftar pencetak gol, selagi Pogba menambahkan tiga assist untuk pencapaian pribadinya.
Terlepas dari semua spekulasi yang ada saat ini, bisa dipahami mengapa United sangat ingin mempertahankan pemenang Piala Dunia itu di klub dan, pada Sabtu, kita melihat alasannya.
Sementara Solskjaer memiliki pemain skuad yang sangat bagus, seperti Scott McTominay, yang jago dalam bertahan dan menyerang kala melawan Leeds, Pogba jelas berada di level lain.
Bahkan para suporter yang meragukan semangat sang gelandang untuk klub harus mengakui bahwa timnya lebih bagus dengan Pogba di dalamnya.
Getty/GoalSeperti yang dikatakan Fernandes kepada BT Sport seusai laga, “Orang-orang berbicara tentang kualitas Paul, tetapi kualitasnya tidak perlu dibahas lagi. Kami tahu apa yang bisa dia lakukan dan hari ini dia menunjukkan itu.
"Dia pemain penting bagi kami. Kami memang mengharapkan penampilan seperti ini dari Paul."
Mereka, Fernandes dan Pogba, bukan satu-satunya pemain yang mengesankan. Seperti yang diungkap oleh Solskjaer, Greenwood juga berupaya merebut tempat reguler di awal musim.
Dia tampak cemerlang sepanjang sore dan penyelesaiannya atas umpan terobosan Pogba merupakan cerminan dari striker yang percaya diri dan klinis di depan gawang. “Dia telah menjadi seorang pria,” kata Solskjaer kepada BT Sport.
Namun, dengan Bruno yang melanjutkan musim impresifnya, sulit bagi Greenwood atau pemain depan lainnya untuk menggeser bintang Portugal itu sebagai pemain United paling produktif.
Di penampilan kelimanya di Old Trafford yang penuh sesak, Bruno berhasil mencetak hat-trick pertamanya untuk klub.
Oleh karena itu, sangat tepat jika para penggemar tetap bertahan di tempatnya untuk sekian lama meski peluit penuh telah dibunyikan.
Suporter juga mendapat kesempatan untuk melihat rekrutan musim panas Jadon Sancho dalam seragam United, dengan pemain sayap itu tampak bersemangat selama penampilan cameo-nya.
Harapannya adalah dia dan Varane akan memiliki efek transformatif pada tim United yang semakin membaik dan sudah mengesankan ini.
United dipaksa berjuang lama dan keras untuk mendapatkan keduanya, tetapi Sancho dan Varane patut ditunggu, seperti sore yang menggembirakan di Old Trafford semalam.


