OLEH AHMAD REZA HIKMATYAR Ikuti @rezahikmatyar di twitter
Juventus secara mengejutkan dipecundangi 2-1 oleh Lazio di Allianz Stadium, dalam lanjutan Serie A Italia giornata delapan, Kamis (16/10) dini hari WIB.
Selain membuat Juve turun ke peringkat tiga klasemen sementara, kekalahan itu sekaligus mengakhiri rekor tak terkalahkan Si Nyonya Tua di kandang yang sudah berjalan selama 57 partai beruntun.
Pelatih Juve, Massimiliano Allegri, pun dibuat berang. Dia menuding konsentrasi lemah anak asuhnya di beberapa partai terakhir jadi penyebab. Jika itu tak segera dibenahi, juru taktik berusia 51 tahun itu mulai meragukan kans timnya mempertahankan Scudetto.
Getty Images“Kami mendapatkan tanda-tanda peringatan saat melawan Torino, Sassuolo, dan Atalanta. Kami mengalami penurunan konsentrasi dan harus membayar mahal,” buka Allegri, seperti dikutip Mediaset Premium.
“Antara Bergamo dan hari ini kami kehilangan lima poin dan belum menyadari bahwa untuk meraih Scudetto Anda harus berjuang setiap hari. Butuh kerja keras. Beberapa sedikit lelah, yang lain mengalami cedera ringan, tapi itu bukanlah alasan, karena kami kehilangan lima poin.
“Kami bertemu dengan Lazio yang sangat terorganisir dan sangat berbahaya dalam serangan balik. Saya kecewa kami kehilangan bola terlalu mudah. Jika Anda kehilangan satu poin di sini dan satu poin di sana, pada akhirnya Anda takkan memenangi Scudetto,” imbuhnya.





