OLEH SANDY MARIATNAIkuti di Twitter
Pelatih JuventusMassimiliano Allegri menampik rumor tak sedap yang menyebutkan dirinya tidak akur dengan Paulo Dybala menyusul sebuah insiden saat timnya menang 6-2 atas Udinese, Minggu (22/10) lalu.
Dybala ditarik keluar Allegri dalam partai Serie A Italia tersebut dan terlihat tidak senang dengan keputusan sang pelatih. Striker Argentina itu tertangkap kamera kedapatan mengumpat sembari melirik Allegri yang duduk di bangku cadangan.
Media-media Italia mengabarkan, keduanya berpotensi terlibat konflik internal. Tak hanya itu, Dybala juga terancam hukuman dari klub dengan tidak dimasukkan ke dalam skuat dalam laga berikut melawan SPAL, Kamis (25/10) dini hari WIB. Namun, Allegri membantah kabar tersebut
“Tidak ada masalah. Ketika itu [melawan Udinese] saya membutuhkan pemain yang bisa melancarkan serangan balik. Pergantian pemain adalah hak yang dimiliki oleh pelatih,” kata Allegri dalam jumpa pers jelang laga kandang kontra SPAL.
Allegri juga membahas soal kemajalan para strikernya, terutama Dybala dan Gonzalo Higuain, yang dalam beberapa laga terakhir sulit mencetak gol. Menurutnya, hal ini tidak perlu untuk dikhawatirkan.
“Para striker pasti akan mencetak gol. Setiap striker punya momen di mana mereka tidak mencetak gol dalam tiga atau empat laga. Yang terpenting adalah tetap bermain seperti biasa,” jelasnya.

Dalam laga kontra SPAL, Allegri mengonfirmasi akan menurunkan Dybala, Higuain, Douglas Costa, Alex Sandro dalam Starting XI, sementara Claudio Marchisio dan Mattia De Sciglio berpotensi comeback setelah puluh dari cedera. Namun, Gianluigi Buffon dan Giorgio Chiellini akan diistirahatkan.
“Kami punya respek tinggi terhadap SPAL. Mereka bermain atraktif, berani menyerang, dan selalu membuat lawan kerepotan. Mereka tidak beruntung akhir-akhir ini karena hanya kalah dengan skor tipis,” pungkasnya.


