Pemilik Chelsea Roman Abramovich menegaskan dia memiliki rencana masa depan untuk Chelsea, dengan rumor yang beredar bahwa pria asal Rusia tersebut akan menjual klub.
Pria berusia 54 tahun tersebut tidak menghadiri pertandingan di Stamford Bridge sejak 2018, setelah visanya ke Inggris tidak diperpanjang karena ketegangan politik antara pemerintah Inggris dan Rusia.
Meskipun ada laporan yang mengatakan bahwa terdapat beberapa pihak yang memberikan tawaran untuk menjadi pemilik The Blues, Abramovich dalam sebuah wawancara – yang jarang terjadi – mengatakan bahwa dia tidak siap untuk menjual Chelsea.
“Ambisi itu masih ada hingga sekarang, seperti ketika saya pertama kali menjadi pemilik, dan saya berharap itu dapat dilihat melalui pekerjaan yang telah kami lakukan di dalam dan di luar lapangan selama 17 tahun terakhir,” kata Abramovich kepada Forbes.
“Saya pikir trofi yang kami raih menunjukkan apa yang kami capai sebagai klub selama bertahun-tahun ini, dan itu tujuan saya, untuk terus memenangkan trofi dan membangun untuk masa depan.”
“Chelsea memiliki sejarah yang sangat luar biasa, dan saya merasa sangat beruntung bisa berperan di dalamnya. Klub ini sudah ada sebelum saya disini, dan akan tetap berada setelah saya pergi, tetapi tugas saya sekarang adalah memastikan kami meraih kesuksesan, serta membangun untuk masa depan.”
Abramovich juga membela keputusannya untuk menggonta-ganti posisi manajer klub, dengan The Blues telah memiliki 15 pelatih kepala dalam 18 tahun masa bakti pengusaha itu di London.
Berbicara tentang kebiasaan tersebut, dia mengatakan: “Jelas berfokus pada kinerja, dan pada saat yang sama juga harus mendukung, inklusif dan berbeda. Hal itu sangat penting untuk mencapai kesuksesan kami. Dan yang satu tidak akan berhasil tanpa adanya yang lain.”
“Saya pikir kami pragmatis dalam membuat pilihan. Dan kami merasa nyaman membuat perubahan yang tepat di waktu yang tepat untuk memastikan kami dapat mencapai ambisi jangka panjang kami.”
“Saya harap ini juga menjelaskan tentang ambisi jangka panjang klub. Mereka yang bergabung harus memahami tujuan di lapangan, serta memberikan pengaruh positif untuk klub.”
Abramovich telah membantu mengubah The Blues menjadi salah satu klub top Inggris sejak ia mengambil alih pada Juli 2003.
Di bawah kepemilikannya, Chelsea telah memenangkan Liga Primer (lima kali), Piala FA (lima kali), Piala Liga (tiga kali), Liga Europa (dua kali), serta Liga Champions pada tahun 2012.
Musim ini Si London Biru berusaha menghindari dua musim berturut-turut tanpa trofi, dengan gelar terakhir yang mereka bawa pulang adalah Piala Liga Europa pada 2018/19. (*Yos)


