Cristiano Ronaldo Juventus 2020-21Getty Images

Gagal Bawa Juventus Juara Liga Champions, Masa Depan Cristiano Ronaldo Terancam?

Kekalahan Juventus atas FC Porto di babak 16 besar Liga Champions membuat Cristiano Ronaldo dibicarakan dimana-mana. Masa depan sang pemain pun di Turin disebut-sebut menjadi tidak jelas.

Apalagi, Ronaldo dituding melakukan kesalahan yang mengakibatkan gol kedua Porto yang tercipta melalu tendangan bebas Sergio Oliviera di menit ke-115, yang mengubur mimpi Juventus malam itu.

CR7 membalikkan badan saat tendangan bebas dilakukan, bola menyusur tanah dan melewati kolong kakinya, membuat penjaga gawang Wojciech Szczesny kaget dan gagal menepis bola dengan sempurna.

Pemain berusia 36 tahun itu menjalai musim ketiganya di Turin dan masih gagal memenangkan Liga Champions bersama Bianconeri. Padahal mendatangkan peraih lima kali Ballon d’Or itu tak lain dan tak bukan adalah tujuan Juventus untuk memenangkan kompetisi terbesar Eropa.

Pemain internasional Portugal itu memiliki sisa satu tahun lagi di Italia sebelum kontraknya habis. Namun, direktur Fabio Paratici tidak ingin segera mengakhiri masa bakti sang pemain di Juve.

“Masih ada satu tahun kontrak lagi,” kata Paratici kepada SkySports. “Perpanjangan kontrak Cristiano bukan agenda dalam waktu dekat, ada waktu untuk membicarakannya.”

Manajer Andrea Pirlo tidak menyalahkan Ronaldo atas kejadian gol kedua The Dragons tersebut. Ia mengatakan bahwa soerang pemain bintang pun bisa saja melakukan kesalahan dan tidak memberikan permainan terbaiknya di lapangan.

“Saat Ronaldo bermain di Liga Champions bersama tim Anda, itu akan membuat Anda memulai pertandingan dengan unggul satu gol dari lawan Anda,” ujar Pirlo dilansir dari AS.

“Itu bisa saja terjadi bahkan pada pemain luar biasa sepertia dia, dengan tidak bisa mencetak gol. Seorang juara seperti dia (Cristiano) bisa menjalani laga yang buruk. Dia sangat bertarung malam ini, tapi sayangnya dia tidak membawa kami ke tahap berikutnya.”

Tersingkirnya Si Nyonya Tua di babak 16 besar Liga Champions tentu saja membuat manajer asal Italia itu berada dalam tekanan.

Meskipun berhasil menjuarai Supercoppa Italia, Januari lalu, dan lolos ke partai final Coppa Italia, nyatanya performa Juventus di Serie A tidak begitu mulus.

Bianconeri mengumpulkan 52 poin, yang membuatnya berada di peringkat ketiga, selisih empat poin dari AC Milan di tempat kedua.

Namun Pirlo merasa bahwa dirinya telah melakukan pekerjaannya dengan tenang dan memiliki rencana jangka panjang yang matang.

“Saya dipanggil ke sini untuk melakukan pekerjaan di Juventus. Kami memiliki proyek, rencana jangka panjang. Saya akan melanjutkan pekerjaan saya dengan tenang,” kata Pirlo setelah pertandingan melawan Porto. (*/Yos)

Iklan
0