Ronald Koeman mengakui dirinya tengah menghadapi ketidakpastian masa depan sebagai bos Barcelona. Pria Belanda ini menyadari, dirinya akan selalu berada dalam tekanan ketika memimpin klub sekelas Los Blaugrana.
Legenda Barca ini kembali ke Camp Nou di musim panas kemarin di tengah usaha keras klub mengembalikan stabilitas tim yang mengalami kemerosotan dalam semusim terakhir.
Tapi rupanya, segala sesuatunya tidak berjalan sesuai harapan ketika Koeman kembali. Barca saat ini duduk di peringkat ketiga klasemen La Liga dan baru saja dihajar 4-1 Paris Saint-Germain di babak 16 besar Liga Champions.
Bagaimana masa depan Koeman di Barca?
Kepada reporter, Koeman menjawab soal pertanyaan mengenai masa depan dia di Camp Nou jelang bentrok dengan Sevilla Sabtu esok.
"Saya tahu, selalu ada tekanan tinggi menjadi pelatih Barca. Jika Anda tidak menang, itu adalah kesalahan sang manajer," katanya.
"Saya tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Ada waktu untuk membicarakan hal itu, tapi saya optimistis," imbuh Koeman.
Rekor Koeman sebagai Bos Barca
Koeman, yang menjalani enam musim fantastis sebagai personel Catalunya, telah mencatatkan 37 pertandingan sebagai pelatih kepala di Camp Nou.
Dia berhasil mengamankan 23 kemenangan dari periode itu, tapi ada delapan kekalahan yang membuktikan tim ada masalah di bawah kepemimpinan Koeman.
Barca juga mendapati diri mereka tersingkir di Copa del Rey setelah ditumbangkan 2-0 Sevilla, yang akan dihadapi mereka secara back-to-back. Tidak ada jaminan gelar juara mayor bakal bisa mereka dapatkan tahun ini.
Mencuat pertanyaan lainnya terkait Koeman, dengan salah satu kandidat presiden baru Barca, Victor Font, beberapa kali menyatakan bahwa dia ingin memulangkan Xavi untuk menjadi suksesor pria Belanda itu jika terpilih menggantikan Josep Maria Bartomeu.




