Marquinhos PSG Barcelona 2021Getty Images

Marquinhos Usai Cukur Barcelona: Masih Ada 90 Menit, Harus Tetap Rendah Hati!

Bek sekaligus kapten Paris Saint-Germain Marquinhos meminta timnya untuk tetap rendah hati meski baru saja menghancurkan Barcelona dengan skor telak 4-1, Rabu (17/2) dini hari WIB tadi.

Bermain di leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Camp Nou, Marquinhos yang turun sebagai starter mendapati timnya tertinggal terlebhi dahulu setelah Lionel Messi membobol gawang Keylor Navas dari titik putih pada menit ke-27.

Wasit Bjorn Kuipers menghadiahi tuan rumah tendangan penalti setelah gelandang Frenkie de Jong dijatuhkan Presnel Kimpembe di dalam kotak terlarang saat menyambut umpan lambung ke area pertahanan.

Adapun dengan sepakannya dari titik 12 pas itu, Messi sekarang telah mengemas 20 gol untuk Barca di semua kompetisi musim ini, menjadi musim ke-13 beruntun di mana sang bintang menjaringkan 20 gol atau lebih buat klubnya itu.

PSG sendiri hanya butuh lima menit untuk membalas lewat gol bintang muda Kylian Mbappe, dan skor seimbang itu bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Mbappe membalikkan keadaan untuk tim arahan Mauricio Pochettino melalui brace yang ia cetak di lima menit setelah satu jam, dan dengan golnya itu ia menjadi pemain termuda dalam sejarah Liga Champions yang bisa mengemas dwigol melawan Barcelona di kompetisi ini di usia 22 tahun dan 58 hari.

Keunggulan PSG semakin jauh ketika Moise Kean turut menjebol gawang Marc-Andre ter Stegen di menit ke-70, sebelum Mbappe menandai harinya dengan hat-trick di lima menit jelang bubaran.

Opta mencatat Mbappe sebagai pemain ketiga di ajang Liga Champions yang sanggup mencetak trigol melawan Barcelona, menyamai prestasi Faustino Asprilla untuk Newcastle United dan Andriy Shevchenko saat memperkuat Dynamo Kiev pada 1997 silam.

Menanggapi hasil ini, Marquinhos kepada laman resmi UEFA mengatakan: “Ini [hasil] besar! Kami pulang ke rumah dengan sebuah kemenangan. Kami tahu keuntungan dari hasil ini. Kami telah belajar dari kesalahan kami. Kami akan tetap rendah hati. Masih ada 90 menit untuk dimainkan.

“Kami masih memiliki tujuan untuk diraih di Ligue 1. Kami harus terus bekerja. Jika kami bisa melanjutkan semangat dan sikap ini, kami bisa melakukan hal-hal hebat.”

Kekalahan dari PSG menjadi yang kedua bagi Barcelona dalam sembilan pertandingan terakhirnya di semua kompetisi, dengan mereka mendapatkan tujuh kemenangan selama laju tersebut. Kekalahan lain yang mereka rasakan di periode tersebut adalah saat melawan Sevilla di ajang Copa del Rey, di mana mereka takluk 2-0 pada 11 Februari kemarin.

Sebaliknya, PSG kini tengah dalam laju lima kemenangan beruntun di semua kompetisi bersama pelatih anyar Mauricio Pochettino.

Setelah pertemuan ini, kedua tim akan kembali bertemu di leg kedua yang menurut rencana digelar di Parc des Princes markas PSG pada Kamis, 11 Maret dini hari WIB mendatang.

Iklan
0