OLEH DONNY AFRONI
Pelatih Persib Bandung Mario Gomez menilai tim besutannya mengawali Liga 1 2018 dengan sejumlah pertandingan sengit dan berat. Kendati demikian, Gomez tetap yakin bisa menuai hasil bagus.
Berdasarkan jadwal sementara yang telah rilis PT Liga Indonesia Baru (LIB), Persib terlebih dulu menjamu PS TIRA pada 24 Maret. Maung Bandung selanjutnya tandang ke markas Sriwijaya FC, dan kemudian menjamu Mitra Kukar.
Persib lalu bertamu ke kandang Arema FC, serta dilanjutkan dengan menerima kehadiran Borneo FC. Setelah derby Indonesia melawan Persija di Jakarta, Persib kemudian menjalani laga tandang untuk menghadapi Madura United.
“Ya, kami menghadapi tim yang sulit, tapi kami juga harus menang setiap saat. Tidak apa. Mungkin kamu melihat akan ada satu laga yang mudah, tapi tidak, semua tim tidak ada yang mudah bagi kami dalam kompetisi,” ujar Gomez dikutip laman Simamaung.
“Ketika bermain di sini [Bandung], semua pasti ingin menang, begitu juga ketika tandang. Tapi kami juga ingin menang di setiap pertandingan. Langkah pertama kami adalah di tanggal 24, selebihnya kita lihat saja nanti.”
Menjelang kick-off Liga 1, Gomez terus memperbaiki performa anak asuhnya. Pelatih asal Argentina ini meminta pemain lebih banyak berlari, serta mempertahankan penguasaan bola.
“Orang lain mungkin berpikir Anda tak perlu selalu berlari di tengah pertandingan. Cukup kuasai saja bola dengan baik. Tapi, tidak mungkin Anda bisa menguasai bola tanpa tetap bergerak,” kata Gomez dilansir laman resmi klub.
“Latihan hari ini [kemarin], kami lebih banyak berlari sekitar satu jam. Setelah itu, kami buat permainan untuk melatih penguasaan bola. Di pertandingan nanti, pemain akan menjalani pertandingan selama 90 menit. Makanya, kami juga butuh mempersiapkan diri berlari selama 90 menit.”
“Jika tidak bisa berlari selama 90 menit, artinya tidak memiliki persiapan yang baik. Kami buat lari dengan jarak 100, 200, dan 500 meter sebagai persiapan menghadapi kompetisi.”

