Pelatih Persib Bandung Mario Gomez mengaku belum memikirkan pertandingan berikut melawan Persija Jakarta setelah tim besutannya mengalahkan Borneo FC 3-1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Pascaduel melawan Borneo FC, Persib sudah ditunggu Persija Jakarta, Sabtu (28/4). Namun Gomez enggan membahas laga tersebut, dan menegaskan persiapan melawan Persija akan dilakukan awal pekan depan.
“Kami sekarang hanya ingin menikmati kemenangan dari Borneo FC dulu. Besok baru kita bicara soal pertandingan lawan Persija,” tegas pelatih asal Argentina ini.
Gomez mengatakan, penampilan anak asuhnya sangat bagus, mengingat Borneo FC merupakan tim tangguh. Penggawa Persib telah bekerja sama dengan baik sepanjang 90 menit. Namun ia menyayangkan hanya tiga gol yang tercipta.
“Kami kuasai bola di babak kedua, ini sangat penting. Kami juga buat tiga gol, dan itu dibuat dengan sangat baik. Inilah yang selama ini kami kerjakan. Tapi saya pikir kami bisa buat lebih banyak. Saya sangat bangga kepada pemain,” tutur Gomez.
Gomez juga memberikan penilaian terhadap performa Victor Igbonefo yang kembali merumput setelah cedera lutut. Menurutnya, penampilan sang pemain berduet dengan Bojan Malisic cukup memuaskan
“Saya sangat puas dengan penampilannya, karena dia pemain bagus, berkarakter, dan berpengalaman. Ini jadi laga penting buat Victor, dan dia bekerja sama sangat baik dengan Bojan. Saya juga puas dengan penampilan Sabil [Al Amin Syukur Fisabillah] di dua laga sebelumnya,” paparnya.
Sementara gelandang Oh Inkyun menilai kemenangan atas Borneo FC menjadi modal berharga untuk menghadapi Persija. Inkyun menyatakan, hasil positif Maung Bandung di laga kontra Borneo FC merupakan buah kerjasama tim.
“Kemenangan ini sangat penting bagi kami, karena semua pemain bisa mendapatkan kepercayaan diri. Semua pemain juga sudah punya kerjasama dan main dengan bagus. Semangat tim seperti ini yang akan dibawa sampai ke Jakarta,” ujar Inkyun.
“Ini jadi pertandingan yang sangat penting, karena setelah lawan Arema, kami benar-benar butuh poin penuh. Setiap pertandingan kandang, harus dapat poin maksimal. Jadi, semua pemain kerja keras untuk itu.” (gk-68)

