Balotelli Brescia UdineseGetty Images

Cerita Mario Balotelli Paksakan Diri Tak Gabung Juventus Demi Pilihan Hati AC Milan

Striker Brescia Mario Balotelli berkisah ketika dia punya peluang besar untuk mengenakan seragam Juventus kala kariernya sedang bagus-bagusnya.

Balotelli mengungkap, dia benar-benar menerima tawaran bermain untuk Bianconeri sesaat setelah meniggalkan Manchester City.

Kendati demikian, hati Balotelli berkata lain. Mantan striker timnas Italia ini menyatakan, panggilan hatinya berkata AC Milan adalah pilihan yang tepat.

"Adriano Galliani menginginkan saya di Milan," buka Balotelli kepada Er Raina.

"Setelah [berkarier di] Manchester City, saya akan merapat ke Juve dan sempat mengiyakan kemungkinan ini, tapi kemudian Galliani masuk dan ketika saya mendengar Milan terlibat, saya melewatkannya [kans gabung Juve]," cerita Balotelli.

"Seperti yang Anda tahu, saya memang fan Milan, jadi saya mengikuti kata hati saya," jelasnya.

"Ketika itu, Milan berada di posisi ketujuh atau delapan klasemen. Jadi, terasa lebih cerdas bagi saya bila bergabung ke Juventus," lanjutnya.

"Akan tetapi, di hati saya memang sudah tertancap Milan," tukas Balotelli.

Diceritakan Balotelli, seandainya dia memilih Juventus ketika itu, mungkin karier dia bisa lebih menjulang lagi. Tetapi, dia menyatakan, memilih dengan hati jauh lebih menentramkan.

"Sejujurnya, saya pun mencintai Inter," sambungnya.

"Juve mungkin akan jadi pilihan praktis, dan saya tak memungkiri memang memikirkan itu. Tapi kemudian, saya memilih berdasarkan hati saya," pungkas mantan penyerang Nice itu.

Iklan
0