Marcus Rashford PSG vs Man Utd Champions League 2020-21Getty Images

Marcus Rashford Beri Isyarat Pensiun Di Manchester United

Marcus Rashford telah mengisyaratkan bahwa dia ingin bertahan di Manchester United selama sisa kariernya.

Pemain berusia 23 tahun itu bergabung dengan United sejak usia tujuh tahun dan berkembang melalui akademi klub sebelum melakoni debut seniornya pada usia 18 dalam pertandingan Liga Europa melawan FC Midtjylland medio 2016 silam.

Pada akhir musim itu Rashford sukses mencetak delapan gol dari 18 penampilannya untuk Setan Merah, serta mendapatkan tempat di skuad Inggris untuk Euro 2016 di Prancis.

Dia lantas menjadi pemain kunci untuk klub dan negaranya sejak itu, mencetak 77 gol dalam 232 penampilan untuk United serta 11 gol dalam 40 pertandingan ketika memperkuat The Three Lions.

Berbicara di acara British Sports Awards, di mana ia menjadi runner-up di belakang juara dunia Formula 1 Lewis Hamilton dalam kategori Olahragawan Terbaik Tahun Ini, Rashford mengatakan tidak pernah berpikir untuk meninggalkan klub masa kecilnya dan berharap untuk tetap di sana sampai ia pensiun.

“Bagi saya, saya tidak pernah melihat melampaui Manchester United,” kata Rashford.

"Sebagai seorang anak, saya tidak pernah melihat melampaui Manchester United. Dalam pikiran saya, tidak akan tepat bagi saya untuk mengenakan seragam [klub] lain. Saya hanya ingin melakukan yang terbaik untuk klub selagi saya di sini. Semoga itu untuk jangka panjang."

Selain prestasinya di lapangan, Rashford telah mendapatkan pengakuan luas atas kerja amalnya, terutama kampanyenya untuk mencoba dan mengakhiri krisis pangan anak.

Pada Juni kemarin, ia berhasil melobi pemerintah untuk memperpanjang kebijakan pemberian makan sekolah gratis bagi anak-anak kurang mampu di luar jam pelajaran. Dia juga membantu membentuk Satuan Tugas untuk mencoba dan membantu anak-anak yang paling membutuhkan makan.

Dia kemudian diangkat menjadi Anggota Ordo Kerajaan Inggris (MBE) pada Oktober sebagai pengakuan atas usahanya.

Rashford menegaskan bahwa kampanyenya itu terinspirasi dari pengalamannya sendiri sebagai seorang anak, sedangkan dukungan yang diberikan Manchester United pada periode tersebut telah menciptakan ikatan seumur hidup yang melampaui sepakbola.

"Semua hal baik yang terjadi tahun ini datang dari Manchester United yang memberi saya kesempatan sebagai seorang anak. Saya tidak hanya mengingat tahun lalu atau lima tahun terakhir," tambahnya.

“Saya berbicara tentang ketika tidak ada orang di keluarga saya yang bisa mengemudi dan saya harus pergi berlatih dan United memiliki orang-orang untuk datang dan membawa saya ke tempat latihan serta membawa saya pulang ketika saya berusia enam, tujuh, delapan, sembilan.

"Saat mereka menempatkan saya di akomodasi [klub] ketika ibu saya kesulitan di rumah, ketika saya berusia 11 tahun dan saya berada di sana hingga usia 16/17.

"Ini jauh lebih dalam dari apa yang terkadang dilihat orang. Saya pikir orang melihat beberapa hal yang telah terjadi sejak saya berada di tim utama tetapi ikatan yang saya miliki dengan United jauh lebih besar daripada lima tahun terakhir ini dan itu akan selamanya lebih besar dari karier saya karena mereka adalah alasan saya menjadi pesepakbola, mereka telah memberi saya kesempatan untuk mengekspresikan diri dan untuk mengetahui bahwa saya memiliki bakat di sepakbola."

Iklan
0