Gelandang PSG Marco Verratti menyatakan, Italia pimpinan Roberto Mancini memiliki gaya permainan yang jauh lebih spesifik dibanding pelatih-pelatih sebelumnya.
Azzurri mampu melaju jauh di Euro 2020, di mana mereka telah mencapai fase semi-final.
Setelah menyapu bersih seluruh laga di fase grup dengan kemenangan, di babak gugur, Italia berhasil melewati hadangan Austria dan tim favorit Belgia.
Di mata Verratti, Italia polesan Mancini punya identitasnya sendiri, sehingga tim bisa bermain lebih menjanjikan dan penuh kepercayaan diri menghadapi lawan mana pun.
"Kami semua bahagia, sebab kami bekerja keras untuk mencapai target ini, dan kami menghadapi tim yang merupakan salah satu kandidat juara," buka Verratti kepada RAI Sport.
"Kami memainkan sepakbola terbuka, berdiri dengan karakteristik kami dan memiliki performa yang luar biasa. Jadi kami lebih dari bahagia," sambung sang gelandang.
"Kami memiliki gaya sepakbola yang spesifik ini berkat sang pelatih dan selalu bermain kurang lebih dengan cara yang sama," urai Verratti.
"Kami akan memberikan yang terbaik dan kita lihat saja, di mana kami akan mengakhiri ini [Euro 2020]," tandasnya.
Verratti tak luput memberikan sanjungan tingginya pada Kevin De Bruyne, yang sebetulnya diragukan tampil melawan Italia karena cedera minor tetapi nyatanya dia bisa turun penuh 90 menit.
"Kevin adalah pemain yang fantastis, membuktikan diri menjadi salah satu yang terbaik dalam perannya. Kami bekerja secara kolektif, melakukan pressing tinggi, tidak membiarkan Belgia memiliki waktu menguasai bola, membuat kami bisa menciptakan sejumlah peluang dan membatasi kans mereka mencetak gol," pungkasnya.
