Marco Verratti Bisa Hadapi Bayern Munich, Tapi Kiper Andalan PSG Keylor Navas Diragukan Tampil

Komentar()
2019-11-27 Keylor Navas
Getty Images
Thomas Tuchel mengisyaratkan Marco Verratti bisa tampil dari menit awal di final, tapi tidak demikian dengan kiper andalan Keylor Navas.

Marco Verratti dalam kondisi yang cukup fit untuk tampil di final Liga Champions antara Paris Saint-Germain dan Bayern Munich, tapi tidak demikian dengan Keylor Navas. Sang kiper diragukan bisa turun di laga puncak ini.

Cedera betis membuat progres Verratti selama kampanye babak gugur di Portugal lebih lambat dibanding rekan-rekannya yang lain. Sang gelandang melewatkan perempat-final Liga Champions kontra Atalanta, laga ketika Navas mengalami cedera hamstring.

Sementara Navas dan Idrissa Gueye ditepikan saat tim memenangkan laga semi-final kontra RB Leipzig, Verratti diterjunkan di tujuh menit terakhir laga yang berakhir skor 3-0 untuk kemenangan Les Parisiens.

Verratti kemungkinan besar bakal berada dalam starting line-up versus Bayern di Estadio da Luz Minggu ini setelah mengikuti serangkaian latihan sehari sebelumnya. Namun, ketersediaan Navas masih menjadi pertanyaan.

"Marco dan Idrissa telah berlatih bersama kami sejak pertandingan kontra Leipzig. Tidak ada masalah sama sekali. Mereka akan terlibat di seluruh sesi latihan, jadi mereka akan tersedia," tutur Tuchel.

"Keylor Navas adalah persoalan yang berbeda. Dia akan berusaha berlatih seperti biasa hari ini. Ini akan jadi yang pertama kalinya dia berlatih. Ini akan jadi keputusan ya atau tidak, hitam dan putih. Kita akan melihat setelah latihan," jelasnya.

Saat ditanya apakah terlalu berisiko menempatkan Verratti di starting XI, Tuchel menyatakan: "Ya, dia mendapat hentakan. Ini bukan cedera otot. Tapi risikonya tidak besar. Jika dia nyaman, jika dia tidak merasakan sakit, ini berbeda."

"Hal yang sama pada Kylian [Mbappe]. Akankah dia [Verratti] memiliki kemampuan terbaik untuk memainkan 120 menit? Tentu saja tidak. Pertanyaannya adalah 'Apakah dia siap untuk bermain?'," katanya lagi.

"Jika tidak ada yang terjadi saat latihan hari ini, maka jawabannya adalah ya [Verratti akan main]. Jadi, kami akan memutuskan esok apakah dia tampil dari awal atau tidak," jelasnya.

"Jika dia adalah bagian dari tim yang berlatih hari ini, merasa dalam kondisi baik, dia akan bisa bermain esok," terang Tuchel.

"Tentu saja dia tidak bisa bermain 90-120 menit, terutama di lini tengah, di mana kami mengharapkan banyak intensitas. Kami akan melihat apakah dia bisa memulai dan mengakhirinya bersama kami," tandas Tuchel.

Bayern meraih kemenangan dalam seluruh sepuluh pertandingan mereka di Liga Champions musim ini dan berada dalam 20 kemenangan beruntun di seluruh kompetisi.

Skuad Hansi Flick mencetak 42 gol di kompetisi ini - tiga angka lebih sedikit dibanding rekor sepanjang masa Barcelona dari 16 pertandingan di periode 1999/00 - tapi Tuchel tidak merencanakan perubahan masif pada strategi bermain PSG.

"Kami selalu menghargai sang lawan. Sungguh penting membagi informasi dan hal-hal detail kepada tim kami, memberi beberapa solusi," lanjut Tuchel.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

"Kami akan melakukan apa yang kami kerjakan di masa lalu untuk setiap laga Liga Champions, demikian juga di Ligue 1. Bayern telah memenangkan 20 pertandingan terakhir mereka. Mereka sangat kuat dengan seluruh kualitas individu yang dimiliki mereka. Tim ini sangat intens. Mereka ingin bermain, tapi selalu ada ruang yang bisa ditemukan," jelas Tuchel.

"Sungguh penting bisa menemukan perpaduan antara bermain dengan bebas, percaya diri, dan menemukan situasi kunci dan ruang-ruang kunci, Anda hanya dapat melakukannya bila Anda berpikiran lepas," seru Tuchel.

"Inilah kenapa kami tidak akan terlalu banyak menyesuaikan. Pada akhirnya, ini bukan pertandingan untuk mengubah banyak hal. Mungkin satu atau dua posisi, hanya itu," pungkasnya.

Tutup