EKSKLUSIF MARCO VERRATTI
Dear fans, dear pencinta sepakbola,
Bulan ini saya ingin melakukan hal yang berbeda. Kita sering kali membicarakan tentang diri saya sendiri dalam kolom ini, jadi kali ini mari kita bahas tentang rekan-rekan setim saya. Mereka adalah kawan saya, orang yang paling banyak menghabiskan waktu bersama saya, jadi saya pikir penting untuk menuangkan beberapa kata untuk masing-masing dari merek
Beri 'Like' Marco Verratti di Facebook
Presial Kimpembe: Dia Telah Membuktikan Kesiapannya
Kejutan lain untuk kami musim ini. Performanya kontra Barcelona membuktikan ia tidak berada di sini hanya untuk masa depan, ia sudah siap sekarang. Ia akan memainkan 20 hingga 30 laga untuk PSG musim ini. Bagi seorang bek sentral seusianya, dalam tim seperti PSG, hal itu sangat langka.

Maxwell: Direktur Olahraga Masa Depan PSG?
Dia kawan saya dan sekarang saya mengambil manfaat darinya karena saya tahu saya cuma punya waktu tiga bulan lagi untuk bermain bersamanya. Jadi, saya menghabiskan banyak waktu bersamanya. Tak seorang pun pernah mengatakan hal buruk tentang Maxwell. Ia telah memenangi segalanya tetapi tetap rendah hati. Saya membayangkannya mengambil peran dalam tim manajemen di PSG. Kenapa tidak ia menjadi direktur olahraga? Ia dicintai oleh semua orang, selalu berbicara, menguasai lima atau enam bahasa, dan sangat mewakili citra klub. Itu akan menjadi ide bagus.
GettyLayvin Kurzawa: Langit Menjadi Batasnya
Salah satu kolega yang paling saya sukai di luar lapangan. Kami sebaya, jadi sering menghabiskan waktu bersama-sama. Dialah pemain masa kini Prancis dan PSG, karena dia sangat kuat. Ia bahkan bisa menjadi lebih kuat lagi bila ia menyadari potensinya.
Getty ImagesThiago Motta: Sang Bos
Di lapangan, dialah sang bos. Ia memang tidak menciptakan sepuluh assist per musim, tetapi ia sangat penting bagi tim. Ia memahami sepakbola dan saya yakin dia akan menjadi pelatih di masa depan. Kami harus memaksimalkan kehadirannya karena ia masih bagus, dalam hal fisik sekalipun, di usianya. Ia bisa membayangkan mayoritas pergerakan tim dalam kepalanya. Saya akan berusaha meyakinkannya dan saya pikir ia tak akan kesulitan bermain semusim lagi.

Adrien Rabiot: Pemain Terbaik Di Dunia Di Usianya
Ia terbaik di dunia di usianya. Ia memiliki segalanya. Kepribadian hebat, dan ia sangat kuat secara fisik maupun teknik. Musim ini ia telah menemukan tempatnya dalam tim dan ini adalah kabar baik untuk PSG. Sang pelatih memiliki keyakinan padanya.
GettyimagesGrzegorz Krychowiak: Paling Modis?
Saya dan dia sering terlibat dalam permainan untuk mencari tahu siapa yang paling modis. Ia selalu tersenyum terlepas dari problem cedera yang dideritanya. Permainannya berbeda dari Thiago Motta, tetapi sangat berguna untuk tim. Kami membutuhkan skill-nya. Saat kembali dari cedera, saya yakin ia akan mendapatkan kans dalam tim.
GettyMarco akan membeberkan mengenai enam orang lagi dari rekan-rekannya di PSG secara eksklusif di Goal.

