Penyerang asal Brasil Marcel Sacramento mengaku kaget dicoret Madura United, namun memilih enggan membahas masalah itu lebih jauh, dan kini hanya fokus membantu Persipura Jayapura meraih hasil maksimal.
Manajemen Madura United mencoret Sacramento setelah tersingkir di turnamen Piala Presiden, kendati mantan penyerang Semen Padang itu sudah terikat kontrak selama satu musim. Namun Sacramento sudah tidak mau memikirkan hal tersebut.
“Sebelum saya pulang ke Brasil, saya tetap di Madura, karena saya mau jaga kondisi di sana. Tapi saya kaget juga setelah kalah dengan Bali United di Piala Presiden, saya di pangil dan saya di coret,” ungkap Sacramento dikutip akun Instagram Galery Persipura.
“Tapi saya tidak mau pikir itu lagi. Sekarang saya ada di Persipura, saya mau pikir Persipura saja. Saya selalu berpikir positif, saya mau kerja sama bersama pemain, mendapat sukses di sini.”
Sementara itu, Persipura kini bernafas lega setelah krisis penjaga gawang mulai terkikis. Persipura mendapatkan tambahan kiper dengan kedatangan mantan penggawa PSS Sleman Tri Hamdani Goentoro.
Selepas ditinggal Yoo Jae Hoon ke Mitra Kukar, Persipura praktis hanya mempunyai Dede Sulaiman sebagai kiper berpengalaman. Jajaran pelatih sebelumnya lebih banyak menyeleksi pemain muda setempat yang bukan berposisikan kiper.
Tri mengungkapkan kegembiraannya mendapat kesempatan bergabung dengan Persipura. Mantan penjaga gawang Sriwijaya FC ini mengaku dihubungi pelatih kiper sAlan Haviluddin untuk merapat ke Jayapura.
“Saat itu saya tidak menyangka. Persipura adalah tim yang paling konsisten dalam keadaan apapun, dan banyak yang ingin bermain di sini terutama saya. Di klub sebelumnya mereka mau perpanjang kontrak, tetapi saya ingin mencari pengalaman di luar,” terang Tri dikutip akun Instagram resmi klub.





