Calon investor baru Manchested United Sir Jim Ratcliffe diyakini ketika resmi menjadi pemegang saham di Old Trafford, dia ingin membangun "galaksi" layaknya City Football Group -- perusahaan induk yang mengelola sejumlah klub sepakbola dengan salah satu anak perusahaannya adalah Manchester City.
Pemilik klub Ligue 1 Prancis Nice itu sedang dalam proses menuntaskan pembelian saham 25 persen di Man United.
"Perbedaan terbesarnya adalah klub menjadi yakin tidak akan ada lagi masalah dengan uang," buka mantan pelatih Nice Andrea Ursea saat membahas posisi Ratcliffe nantinya di Man United.
"Pertama kali saya di Nice, ada problem keuangan yang besar, tapi ketika INEOS datang, masalah itu hilang. Saya sesekali melihat Jim, tapi dia hanya mengunjungi sesi latihan sekali atau dua kali, tidak lebih," kenangnya.
"Kami tidak pernah merasakan tekanan dengan Jim, sebab di periode ini saya lebih sering berjumpa dengan Bob. Saya hanya melihat Jim tiga atau empat kali secara keseluruhan. Jelas bahwa sang bos besar di tim utama selama situasi itu adalah direktur sepakbola kami, Julien Fournier," lanjut Ursea mengenang.
Ursea menambahkan: "Setelah saya hengakng, INEOS mulai mengeluarkan lebih banyak uang pada bursa transfer."
"Mereka menghabiskan sekira €60 juta di bursa transfer. Sebelumnya, Nice tidak diizinkan membuat transfer yang melebihi €5 atau €6 juta. INEOS berada di Swiss bersama Lausanne dan mereka tetap berkomitmen terhadap kehidupan klub. Mereka adalah pebisnis, tapi di atas semuanya, mereka juga mencalonkan orang-orang spesialis yang tahu bagaimana sebenarnya 'jeroan' klub sepakbola," beber Ursea.
"Saya kira, hal yang sama terjadi di Man United sebagaimana di Nice. Mereka ingin membangun galaksi seperti Red Bull atau City Football Group. Jim adalah seorang pebisnis, tapi saya kira kita tahu bahwa dia pun mencintai Manchester United," tandasnya.
.png?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)



