Harry Kane Tottenham 2020-21Getty Images

Legenda Manchester United Roy Keane Desak Harry Kane Tinggalkan Tottenham Hotspur

Harry Kane yang tengah berada di usia emasnya didesak untuk meninggalkan Tottenham Hotspur jika ingin mengejar trofi. Hal itu ditegaskan oleh legenda Manchester United Roy Keane, yang kini beralih profesi menjadi pandit sepakbola di televisi.

Sejak menembus tim utama Spurs pada 2012/13 lalu, Kane berhasil menjaringkan 215 gol dari 327 penampilannya di semua kompetisi, dengan ia juga menjadi andalan di tim nasional Inggris senior dan sukses mengemas 33 gol dari 52 penampilan.

Meski tampil tajam di level klub dan negara, Kane belum pernah meraih trofi bergengsi sebagaimana pencapaian terbaiknya ‘hanya’ berakhir sebagai runner-up Piala Liga pada 2014/15 dan finalis Liga Champions 2018/19.

Penyerang berusia 27 tahun itu beberapa kali diisukan dengan kepindahan ke tim lain, salah satunya bergabung dengan United arahan Ole Gunnar Solskjaer, dan Keane menyarankan Kane untuk angkat kaki dari klubnya yang sekarang jika kariernya tidak ingin berakhir tanpa trofi.

“Jika Anda adalah pemain top, Anda pasti ingin memenangkan trofi besar. Ada beberapa bulan besar ke depan untuk Tottenham - final Piala Liga dan bisakah mereka masuk ke empat besar? Itu adalah pertanyaan besar, akankah itu memengaruhinya?” tanya Keane saat menjadi pandit di ITV.

“Dia terikat kontrak dan Tottenham punya posisi penting dalam hal ini. Namun jika Anda jadi dia di musim panas ini, saya pikir dia harus pindah untuk memenangkan trofi terbesar. Dia tidak akan bisa melakukan itu di Tottenham.”

Selain Keane, Jermain Defoe juga mengutarakan hal serupa. Kepada talkSPORT pada Minggu (28/3), penyerang veteran itu mengatakan: “Jika Anda menanyakan pertanyaan ini kepada saya beberapa tahun lalu, saya akan bilang dia harus bertahan. Lihat apa yang telah dia lakukan di klub ini, dia adalah legenda,” ucap Defoe.

"Sejak saya meninggalkan klub dan kini di Rangers, saya telah melihat mentalitas dan kelayakannya bermain untuk klub besar lainnya, memenangkan setiap laga. Mentalitas itu, standar dan tuntutannya.

"Anda harus menang dan meraih trofi, jika tidak, itu tidak cukup baik. Ketika Anda benar-benar mencapai itu dan perasaan yang Anda dapatkan darinya, hanya wow! Saya berharap saya dapat meraihnya lebih awal dalam karier saya.

"Jika Harry Kane menginginkan itu dan ingin memenangkan trofi maka sepertinya dia harus pergi.

“Saya tidak berpikir akan mudah baginya untuk pergi. Dia mungkin masih mempertimbangkan dan ingin mengakhiri pengabdian sebagai topskor sepanjang masa nomor satu dalam sejarah klub dan baru melihat klub mana yang dituju selanjutnya.

“Dia berharap bisa memenangkan beberapa trofi, tapi jika dia benar-benar menginginkan pencapaian itu maka dia benar-benar harus pindah,” pungkasnya.

Sejauh musim ini bergulir, Kane telah terlibat langsung dalam 30 gol Spurs di Liga Primer Inggris [17 gol, 13 assist]. Kapten timnas Inggris itu jadi pemain pertama yang mencapai jumlah tersebut pada musim 2020/21, sekaligus yang kembali ia raih sejak edisi 2017/18 [30 gol, dua assist].

Iklan
0