Striker Manchester United Mason Greenwood telah memilih Joe Bryan dari Fulham sebagai lawan terberat dalam kariernya hingga saat ini.
Sejak menembus skuad utama United pada 2019 silam, Greenwood dengan kedua kakinya merupakan ancaman serius di Liga Primer Inggris dan itu mengantarnya jadi pemain senior The Three Lions.
Pemuda berusia 19 tahun itu telah mengadu kualitasnya dengan beberapa bek sentral dan bek sayap terbaik di dunia selama karier mudanya, tetapi ia mengklaim Bryan memberinya ujian paling berat saat United jumpa Fulham musim lalu.
Kata Greenwood
Ditanya untuk menyebutkan lawan terberat yang dia hadapi, Greenwood mengatakan kepada laman resmi United: "Itu pertanyaan yang bagus. Saya mungkin harus mengatakan, ini mungkin mengejutkan, tetapi apakah Anda tahu [Joe] Bryan, pemain Fulham?
Getty Images“Dia tidak memberi saya ruang, tidak ada waktu untuk menguasai bola, ketika kami melawan mereka di kandang dan tandang. Buat saya itu adalah salah satu laga yang paling sulit bagi kami.
“Dia adalah salah satu yang mungkin tidak kalian duga yang akan saya sebutkan namanya, tetapi dia mengawal saya dan tidak memberi saya banyak ruang. Dia adalah bek yang bagus dan dia mungkin merupakan rival terberat saya.”
Greenwood vs Bryan
Greenwood pertama kali melawan Bryan ketika Setan Merah bertandang ke Craven Cottage pada 21 Januari, dengan tim Ole Gunnar Solskjaer akhirnya bangkit untuk menang 2-1 berkat gol dari Edinson Cavani dan Paul Pogba.
Bryan berhasil membuat Greenwood senyap di sayap kanan, dan sang bintang muda merasa frustrasi hingga akhirnya ditarik keluar untuk digantikan Marcus Rashford pada menit ke-85.
Getty ImagesKedua tim bertemu lagi di Old Trafford pada bulan Mei, dan lagi-lagi Cavani mencetak gol melawan The Cottagers lewat tendangan jarak jauh yang luar biasa di menit ke-15 guna membuka skor.
Akan tetapi, Greenwood kembali tampil sunyi karena kesulitan menghadapi Bryan, yang justru menyamakan kedudukan untuk timnya di 14 menit terakhir.
Rekor Greenwood di United
Greenwood mengukir 109 penampilan untuk United di semua kompetisi, mencetak 29 gol. Penyerang itu juga mencatatkan sepuluh assist, dan diperkirakan akan mencapai level yang lebih tinggi pada 2021/22 sebagaimana tim Solskjaer berusaha mengakhiri dahaga trofi yang sudah berlangsung selama lima tahun.


