Mantan bek Manchester United Rio Ferdinand merasa kecewa setelah klub lamanya itu gagal menjuarai Liga Europa musim ini.
Di final melawan Villarreal yang digelar di PGE Arena, Gdansk, Polandia, Kamis (27/5) dini hari WIB tadi, United menyerah 11-10 lewat adu penalti seusai bermain sama kuat 1-1 di waktu normal dan tambahan.
United sendiri turun dengan kekuatan terbaik minus kapten tim Harry Maguire yang mengalami cedera engkel, dan mereka bahkan sempat dipaksa mengejar ketertinggalan menyusul gol Gerard Moreno di menit ke-29, dengan Edinson Cavani menyamakannya di awal babak kedua.
Di pertandingan semalam, semua penendang penalti Villarreal sukses menjalankan tugasnya, sementara United menemui kegagalan di algojo ke-11 yang dilakukan David de Gea.
Mengenai 'kesialan' terbaru United arahan Ole Gunnar Solskjaer, Ferdinand yang bertugas sebagai pandit BT Sport coba menjabarkan apa saja yang keliru dari Setan Merah.
Ia mengatakan: “United teralu bergantung pada individu untuk memenangkan pertandingan musim ini .
“Hari ini mereka tidak pernah bermain bagus. Di sepertiga akhir mereka tidak cukup memaksimalkan peluang.
“Imajinasi dan kreativitasnya enggak ada!”
Adapun kekalahan ini menghadirkan kejayaan pertama buat Villarreal di Liga Europa.
Pelatih Unai Emery kini telah memenangkan empat trofi di kompetisi kasta kedua Eropa ini, dengan tiga sebelumnya ia wujudkan bersama Sevilla.
Villarreal kini menumbangkan rekor Sevilla dengan memenangkan 25 pertandingan fase gugur di Liga Europa, dan mereka menjadi tim peraih trofi ketujuh di ajang Piala UEFA/Liga Europa yang tidak terkalahkan di satu musim setelah Tottenham Hotspur (1971/72), Borussia Monchengladbach (1978/79), Goteborg (1981/82 & 1986/87), Ajax (1991/92) dan Chelsea (2018/19).




