Pelatih potensial Ajax Erik ten Hag dispekulasikan bakal jadi manajer permanen Manchester United ketika musim 2021/22 berakhir.
Mirror mengklaim, karakter ten Hag bakal sangat cocok dengan budaya di Old Trafford.
Meski The Red Devils baru saja menunjuk Ralf Rangnick sebagai manajer interim untuk enam bulan ke depan, nama ten Hag terus dikaitkan dengan pintu Manchester. Internal di Man United pun disebut-sebut takjub dengan karier gemilang ten Hag di Belanda.
Baru-baru ini, ten Hag membuat rekor fantastis di ajang Liga Champions.
Ajax polesannya telah memastikan diri tampil di fase 16 besar dengan performa menakjubkan: menyapu bersih seluruh enam pertandingan di babak grup, menghadapi Borussia Dortmund, Sporting Lisbon dan Besiktas.
Ajax juga saat ini masih duduk nyaman di puncak klasemen Eredivisie Belanda dan digadang-gadang bakal dengan mudah mengamankan gelar juara untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.
Di sisi Man United, mereka sangat bangga mengorbitkan pemain binaan mereka ke tim utama dan hal ini telah berlangsung selama 83 tahun. Tradisi Setan Merah ini akan sejalan dengan filosofi ten Hag.
Ten Hag berhasil memupuk talenta-talenta macam Hakim Ziyech, Frenkie de Jong, Matthijs de Ligt, termasuk gelandang Man United Donny van de Beek sebelum Ajax menjual mereka semua dengan mahar transfer yang besar.
Kemampuan juru taktik Belanda itu dalam mengeluarkan bakat pemain-pemain muda di atas -- kendati mereka kini terhitung gagal bersinar di Liga Primer Inggris -- telah mencuri perhatian pemilik Man United, keluarga Glazer.
Sebastian Haller, Daley Blind, Davy Klaassen, Steven Berghuis, Dusan Tadic dan Maarten Stekelenburg adalah nama-nama yang mampu berkembang pesat di bawah tangan dingin ten Hag di Amsterdam setelah menjalani petualangan di Liga Primer.
.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)



