Pandit Richard Keys meneruskan serangan verbalnya terhadap Erik ten Hag setelah bos Manchester United itu mengeluhkan kepadatan jadwal Liga Primer Inggris.
Anak asuh Ten Hag berhasil kembali ke peringkat empat usai mengalahkan Everton 2-0 di Old Trafford, Sabtu (8/4), berkat gol-gol Scott McTominay dan Anthony Martial.
Sayangnya kemenangan tersebut dibayar mahal setelah sang top skor, Marcus Rashford, berjalan pincang lantaran cedera selangkangan.
Sebelumnya Man United telah mengalahkan Brentford pada Kamis (6/4) dini hari WIB usai dihajar Newcastle Minggu (2/4) pekan lalu, dan akan menjamu Sevilla di leg pertama perempat-final Liga Europa pada Jumat (14/4) dini hari WIB. Melihat jadwal yang maha padat itu, ditambah fakta Rashford cedera, Ten Hag mengecam Liga Primer usai kemenangan atas The Toffees.
Ketika ditanya soal kondisi striker Inggris tersebut, ia berkata kepada beIN Sports: "Beberapa hal tak bisa dihindari, tapi [cedera Rashford] harusnya bisa dihindari. Mengapa Liga Primer memberi kami jadwal tanding Minggu malam di jam larut [pekan kemarin] dan memberi kami jadwal tanding yang cukup dini pada hari Sabtu [pekan ini]? Menurut saya ini tidak benar."
"Ini menimbulkan risiko, pemain tak bisa pulih [dari kelelahan pertandingan] secepat itu, kita semua tahu risetnya bahwa pemain membutuhkan sejumlah periode tertentu untuk beristirahat dan itu terakumulasi. Jadi [situasi ini] menambah risiko. Beginilah jadwal kami, dan kami cuma bisa berdoa dia tak menurun."
Keys pun membalas komentar sang bekas juru taktik Ajax, dengan berkata: "Erik, menanggapi komentar Anda soal jadwal dan cedera, ini Liga Primer Inggris. Kalau tak suka, akan selalu ada Eredivisie, Anda bisa berkarier di sana saja!"
Fans Man United mungkin tak akan asing lagi dengan kecaman Keys. Ia menjuluki Ten Hag dengan ejekan 'Ten Months' (10 bulan) yang menurut prediksinya merupakan durasi masa jabatan pelatih asal Belanda itu sebelum kena pecat. Ia mengubah julukan itu menjadi 'Seven Hag' setelah The Red Devils digilas Liverpool 7-0 bulan lalu.




