- Manchester United awali musim dengan buruk
- Andre Onana lakukan blunder fatal saat dikalahkan Bayern Munich
- Bruno Fernandes ajak semua elemen Man Utd bertanggung jawab
APA YANG TERJADI?
Langkah Manchester United di awal 2023/24 sepertinya tidak bisa lebih buruk lagi. Setelah sibuk berbelanja di bursa transfer, mendatangkan pemain-pemain seperti Rasmus Hojlund, Andre Onana, hingga Mason Mount dengan total pengeluaran yang hampir mencapai £200 juta, The Red Devils justru terdampar di peringkat ke-13 klasemen Liga Primer Inggris.
Anak asuh Erik ten Hag sudah menelan tiga kekalahan dalam lima laga perdana di liga, dan membuka kampanye Liga Champions dengan disikat Bayern Munich 4-3, Kamis (21/9) kemarin, di mana kiper anyar Onana melakukan blunder fatal.
KATA MEREKA:
Kapten anyar Man United, Bruno Fernandes, ditanya soal kondisi timnya. Ia berkata kepada TNT Sports: "Masalahnya adalah semuanya."
"Kami harus bisa mencetak gol saat mendapatkan peluang, harus tahu cara memaksimalkannya, dan harus bertahan sebagai satu tim."
"Semua pemain, 11 pemain, harus ikut bertahan. Kami harus terhubung dan terkoneksi agar bisa membantu satu sama lain, dan itu artinya kami tidak kebobolan. Bukan cuma salah lini pertahanan saja."
"Seringkali bahkan disebabkan oleh pressing yang buruk di lini depan, dan kami jadi memberi ruang di situasi transisi untuk tim-tim seperti Bayern Munich, yang punya pemain cepat dan jago dalam situasi satu-lawan-satu. Seringkali ini penyebabnya, tapi sekarang semua aspek harus diperbaiki."
SITUASINYA:
Gelandang timnas Portugal itu lantas turut mengkritik lini depan Man United yang mandul saat melawan Bayern. Ia menambahkan: "Kami sedang berada dalam momen yang tidak positif."
"Sekalipun kami mencetak tiga gol, aspek menyerang juga harus diperbaiki karena kami harus bisa mencetak lebih banyak gol di setiap peluang yang kami dapatkan. Mengingat kualitas pemain yang kami miliki, kami harusnya bisa mencetak lebih banyak gol."
DALAM FOTO:
(C)Getty Images
Getty Images
GettyAPA SELANJUTNYA?
Kini posisi Ten Hag berada di bawah tekanan, dan pelatih asal Belanda itu akan berharap anak asuhnya bisa bangkit saat bertamu ke markas Burnley, Minggu (24/9) dini hari WIB, di ajang Liga Primer Inggris.
