Man City Vs Man United: Rantai Kemenangan Atau Rekor Tandang Yang Putus?

De Bruyne Manchester City Bruno Fernandes Manchester United 2020-21
(C)Getty Images
Bisa rantai kemenangan Man City berlanjut atau rekor tandang Man United tetap mulus. Yang pasti, dua catatan cemerlang ini akan ternodai.

Bentrok paling dinanti di Liga Primer Inggris akhir pekan akan tersaji di Etihad Stadium dalam hitungan beberapa jam lagi. Duel sekota duo Manchester, United dan City, siap manjakan jutaan pasang mata.

Begitu menarik, lantaran dua penguasa tabel Liga Primer ini sedang dalam situasi yang kontras. Si Biru melesat bak roket, sementara Si Merah melambat tersendat-sendat

Namun, buah dari kerja keras masing-masing tim terangkum dalam angka 21. 

Hasil positif di laga versus Wolverhampton Wanderers baru-baru ini menandai rekor 21 kemenangan berturut-turut di seluruh ajang bagi pasukan Pep Guardiola.

Adapun armada Ole Gunnar Solskjaer masih terlihat gagah perkasa dengan rekor tandangnya di periode 2020/21 ini meski cuma membungkus satu raihan tripoin dari lima pertandingan teraktual di Liga Primer.

Seperti diketahui, Setan Merah belum sekalipun menelan kekalahan kala bermain di rumah lawan dalam 21 duel liga, termasuk sepuluh kemenangan tandang secara konsekutif. Itu satu hal.

Hal lainnya, rekor mereka menghadapi penghuni big six tak bisa dikatakan menggembirakan, terutama dalam beberapa pekan terkini.

link streaming manchester city contra manchester united

Jelang derby, menarik kiranya melihat rantai mana yang bakal putus: 21 kemenangan beruntun The Citizens kah atau catatan tandang impresif The Red Devils berakhir?

Pertandingan ini pun disebut-sebut menjadi gerbang bagi Manchester Biru menuju pengukuhan status kampiun dini mengingat mereka sedang menginjak pedal gas di batas maksimal.

"Dalam beberapa minggu terakhir, Ole Gunnar Solskjaer mendapat sedikit kritik. Pasalnya, skuad polesannya punya rekor tak menarik kalah menghadapi tim-tim enam besar," tutur eks striker Man United Michael Owen. 

"Namun, ketika Anda melihat bagaimana United bermain, tidak terlalu mengejutkan. Mereka tidak bisa mendikte area tertentu menghadapi tim-tim seperti ini, dan pada akhirnya itu bisa membuat Anda tak mencetak gol alias buntu," urainya.

Bagi City, raihan positif di derby episode sekarang akan membuat spasi jadi 17 poin di puncak klasemen dengan keadaan sepuluh pertandingan Liga Primer tersisa. 

United tak boleh membiarkan skenario di atas terjadi bila mereka masih memupuk asa untuk finis sebagai runner-up -- posisi lebih baik bila dibandingkan pencapaian mereka di pengujung musim lalu.

Ole Gunnar Solskjaer Pep Guardiola Manchester United Manchester City 2019-20

Namun, untuk mendulang tripoin, bahkan satu poin pun, tak semudah membalikkan telapak tangan bagi laskar Ole. Bisa jadi, kemilau rekor tandang United akhir pekan ini ternodai.

"Ole akan berharap timnya bisa memanfaatkan serangan balik dan saya yakin, ada peluang mereka bakal mencetak gol. Tapi saya tak dapat melihat mereka bisa menahan City, dan ini akan menjadi akhir dari rekor tandang luar biasa Manchester United," tandas Owen.

Mengoptimalkan skema serangan balik menghadapi tim dengan penguasaan bola tingkat dewa macam permainan City memang terkadang jadi jalan keluar terbaik. Anak-anak Ole bakal berusaha keras mencari celah.

Penguasaan bola serdadu Guardiola terhitung sangat aduhai. Persentasenya mencapai di atas 65 bahkan mendekati 70 persen!

"Di satu sisi, yang akan dengan senang hati bermain menguasai bola adalah City. Mereka tidak akan melakukan dengan cara lain. Jadi saya kira United bisa terkunci di pertandingan ini," ulas Owen.

Saksikan Tayangan Langsung Dan Cuplikan Pertandingan Kompetisi Top Dunia mulai Liga Inggris, Liga Jerman, Liga Belanda, Copa Libertadores hingga UEFA Nations League hanya di www.mola.tv   dan Simak Jadwal Lengkap Pertandingan di Instagram @molatv.sport   dan  KLIK UNTUK BERLANGGANAN !

Baca juga: Cara Mudah Berlangganan Mola TV & Nonton Siaran Langsung Liga Inggris

Tutup