APA YANG TERJADI?
Manchester City selangkah lebih dekat menuju keabadian pada Kamis (18/5) dini hari WIB, mengalahkan sang 'Raja Eropa' Real Madrid pada leg kedua semi-final Liga Champions dengan skor 4-0 (agregat 5-1) di Etihad Stadium.
Babak pertama berjalan dengan sangat berat sebelah. Los Blancos, juara bertahan dan peraih 14 trofi Piala Eropa/UCL, dibuat tak berkutik oleh skema pressing Pep Guardiola yang dieksekusi hampir tanpa cela oleh Ilkay Gundogan cs.
Kebuntuan lalu terpecah pada menit 23, ketika umpan Kevin De Bruyne menerobos lini pertahanan Madrid yang dibikin berantakan oleh Kyle Walker dan John Stones. Bernardo Silva mendapatkan ruang tembak yang begitu bebas dan melakukan satu sentuhan sebelum menaklukkan Thibaut Courtois.
Anak asuh Carlo Ancelotti terlihat perlahan akan merebut kontrol, - menggetarkan mistar gawang Ederson via sepakan Toni Kroos - tetapi justru suporter kandang yang meraung gembira di Etihad pada menit ke-37. Jack Grealish mengumpan pada Gundogan di kotak penalti, dan tembakan gelandang Jerman itu berhasil diblok oleh Eder Militao. Bola rebound ke arah depan gawang, yang lalu disundul dengan presisi oleh Bernardo. City unggul agregat 3-1 berkat brace sang penyerang Portugal!
Semi-final musim lalu yang juga mempertemukan kedua tim membuktikan bahwa keunggulan dua gol tak akan cukup untuk 'membunuh' Madrid. Tetapi kali ini, Karim Benzema cs sama sekali tak bisa menyentuh Man City dari segi permainan. Dan akhirnya segala keraguan sirna ketika Militao melakukan gol bunuh diri di menit ke-75, mengarahkan perekik De Bruyne ke gawangnya sendiri.
Tapi City masih buas dan tak mau puas. Julian Alvarez menggenapi pesta gol, mengonversi umpan terobosan sempurna Phil Foden pada menit pertama injury time.
APA SELANJUTNYA:
Manchester City akan tampil di final Liga Champions kedua dalam sejarah mereka, menghadapi Inter Milan di Istanbul pada 11 Juni mendatang.
.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)