Manchester City dilaporkan menduga Pep Guardiola sudah akan hengkang sebelum mereka dijatuhi hukuman atas pelanggaran berbagai aturan finansial.
Senin (6/2) kemarin, Liga Primer Inggris mendakwa The Citizens karena melanggar lebih dari 100 peraturan finansial menyusul investigasi selama empat tahun.
Juara bertahan EPL tersebut diduga memalsukan pendapatan, gaji ganda untuk manajer, melanggar regulasi UEFA dan lain-lain.
Man City menepis tuduhan ini – yang dikatakan terjadi antara 2009/10 dan 2017/18 – dan telah merilis pernyataan mengaku "terkejut" karena mereka memiliki "bukti tak terbantahkan" yang mendukung posisi mereka.
Andai Man City dianggap bersalah, mereka bisa dijatuhi hukuman berat seperti larangan transfer, denda, pengurangan poin, sampai pengeluaran dari Liga Primer.
Menurut The Athletic, staff di balik layar di Manchester City menduga Guardiola sudah akan hengkang dari Etihad sebelum mereka dijatuhi hukuman.
Getty ImagesLaporan tersebut juga mengklaim bahwa Guardiola adalah salah satu sosok senior di City yang dikabari terkait dakwaan ini sebelum beritanya tersiar pada Senin pagi hari waktu setempat.
Pada Februari 2020, Man City didenda £25 juta dan dilarang bertanding di Liga Champions oleh UEFA karena melanggar peraturan financial fair play antara 2012 dan 2016. Namun hukum itu dianulir setelah City menang di persidangan.
Guardiola selalu membela klubnya sepanjang persidangan, tapi bersumpah akan resign jika ia ternyata dibohongi soal tipu muslihat finansial mereka.
"Saya bilang ke mereka: 'Jika kalian membohongi saya, besoknya saya tak di sini lagi. Saya akan keluar dan kalian bukan teman saya lagi. Saya yakin pada kalian karena percaya 100 persen pada kalian, dan saya memasang badan untuk klub karenanya,'" ujar Guardiola.
.png?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)

