Legenda Roy Keane menyindir Manchester United yang lebih memilih mempekerjakan 'anak-anak' di kursi pelatih kepala, yakni Michael Carrick.
Hal itu dilontarkannya setelah The Red Devils ditahan imbang Chelsea 1-1. Sempat unggul lewat gol dari Jadon Sancho, potensi kemenangan Setan Merah buyar usai Jorginho membuat gol balasan via penalti.
Carrick, yang ditunjuk untuk menjadi caretaker menggantikan sementara Ole Gunnar Solskjaer, yakin pasukannya bermain apik saat meraih satu poin di Stamford Bridge.
Meski begitu, Keane tidak setuju dengan anggapan Carrick dan melayangkan sindiran keras.
"Saya tidak setuju dengan segala yang dia katakan saat wawancara. Segala yang dia bilang," tegas Keane kepada Sky Sports.
"Dia bicara tentang sebuah rencana, dia bicara tentang penalti. Tentu saja, itu adalah sebuah penalti. Kami semua melihatnya dan itu penalti," jelasnya.
"Dia bicara tentang upaya dan dia bangga dengan itu semua. Dia telah bekerja dengan tim selama berbulan-bulan bersama Ole. Tiba-tiba dia bangga dengan tim ini?" seru Keane.
"Mengapa mereka tidak berusaha di pertandingan lain? Dia memuji para pemain atas apa yang dikerjakan mereka. Itu konyol," tandasnya.
Keane melanjutkan: "Bagaimana dengan pertandingan lain yang akan dihadapi? Kenapa mereka tidak mengeluarkan daya upaya di laga lain? Kenapa mereka tidak menjaga ketat para lawan di laga lain? Dia bicara tentang tekanan tinggi, itu terlalu banyak, kami semua sudah melihat statistik sebelum laga. Tim ini sangat buruk di liga dalam menjaga ketat lawan, memenangkan kembali bola."
"Memuji para pemain atas pekerjaan mereka. Dia menyebutkan tiga gelandang. Dia duduk di ruang istirahat selama beberapa bulan bareng Ole. Dalam beberapa tahun terakhir," terangnya.
"Dia juga berada di sana bersama [Jose] Mourinho. Tiba-tiba dia bicara tentang para pemain pekan ini. Dia sendiri bekerja dengan pemain-pemain yang sama," katanya lagi.
"Mereka tidak hanya bersama Ole, tapi mereka juga bersama Mourinho sebelumnya. Apa yang akan mereka lakukan dengan manajer baru? Belum tentu [tepat] jika mereka tidak sesuai dengan pekerjaannya," tegas Keane.
"Beberapa staf sudah berada di sini selama bertahun-tahun. Saya terkesan dengan Man United dalam beberapa tahun, apakah itu dengan beberapa staf di ruang belakang atau orang-orang di ruang atas. Saya kira, sekarang ini ada sebuah elemen pekerjaan untuk anak-anak, 'sebuah pekerjaan diserahkan ke anak-anak, kedipkan mata, kedipkan mata, saling menjaga, saling mengenal orang yang tepat'," sindir keras Keane.
"Itulah kenapa mereka berada di posisi kedelapan atau sembilan di Liga Primer," pungkas sang legenda, yang hanya bisa geleng-geleng kepala.
.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)



