Legenda Manchester United Rio Ferdinand tak malu-malu mengungkapkan bahwa dirinya pernah mengajukan diri agar diangkut Arsenal semasa klub London Utara itu ditangani Arsene Wenger.
Namun, pelatih berkebangsaan Prancis itu menolaknya. Sesaat setelah meninggalkan Old Trafford, sang bek legendaris Inggris memang merapat ke London. Tapi pada akhirnya pelabuhan berikutnya dia adalah Queens Park Rangers sebelum pensiun.
Dibeberkan Ferdinand, sebetulnya dia berhasrat untuk bermain bagi The Gunners saat itu. Dia ingin merasakan sensasi dipoles pelatih gaek macam Wenger setelah mengabdi 11 tahun untuk Sir Alex Ferguson.
Dalam kanal Youtube-nya, Ferdinand mengatakan: "Hal tergila adalah saya memikirkan Arsenal."
"Di pengujung karier saya, ketika saya meninggalkan Man United, saya melihat Arsene Wenger di sebuah hotel," lanjutnya.
Ferdinand percaya, mentalitas juara yang dimilikinya beserta pengalaman bermain di level tertinggi bisa dia tularkan kepada skuad The Gunners. Namun, Wenger rupanya tak bersedia mengangkutnya.
"Saya bilang: 'Arsene, dengar, saya meninggalkan Man United dan jika Anda mau, saya bersedia gabung dan mencoba untuk membantu ruang ganti dll. Sebab, saya pikir Anda membutuhkan bantuan di sektor itu," urai Ferdinand.
"Tentu saja saya akan bermain, namun yang lebih penting adalah saya datang untuk sebuah tradisi," tegas Ferdinand.
"Dia tidak memboyong saya dalam penawaran itu dan dia memang tepat, karena performa saya di QPR tidak mencapia level itu [yang diinginkan Wenger]," katanya lagi.
"Namun di ruang ganti, saya yakin saya bisa membantu mereka, sebab dari situlah banyak tradisi berasal," pungkasnya.




