Manajer interim Manchester United, Ralf Rangnick, mengaku kecewa berat setelah timnya tereliminasi secara memalukan dari Piala FA.
Man United dikalahkan klub Divisi Championship, Middlesbrough, lewat babak adu penalti pada putaran keempat Piala FA di Old Trafford, setelah skor 1-1 bertahan hingga 120 menit.
United memimpin lewat Jadon Sancho pada menit ke-25. Ia membuka skor lima menit setelah sepakan penalti Cristiano Ronaldo melebar.
Pada paruh kedua, Boro bangkit. Skuad arahan Chris Wilder menyamakan kedudukan pada menit ke-64 lewat gol gelandang Matt Crooks. Tapi, wasit tetap mengesahkan gol tersebut meski assist yang diberikan Duncan Watmore berbau handball.
Tidak ada gol tambahan waktu normal berakhir plus babak tambahan. Laga pun diselesaikan lewat adu penalti.
Boro menang dengan skor 8-7. Anthony Elanga jadi eksekutor terakhir United dan gagal setelah tendangannya melambung.
“Saya sangat kecewa, kami seharusnya menang dan mematikan pertandingan sejak babak pertama,” ucap Rangnick pasca-pertandingan.
“Mistar gawang, tiang gawang, penalti yang gagal, dan banyak peluang. Seharusnya kami menang dengan skor 2-0 atau 3-0,” tutur pelatih asal Jerman itu.
“Kami kebobolan gol yang saya tidak mengerti mengapa itu disahkan. Dia [Watmore] mengontrol bola dengan tangannya,” imbuhnya.
“Pada saat mereka mencetak gol, jelas bahwa VAR seharusnya tidak akan membiarkan gol ini disahkan,” pungkasnya.
Terdekat, Man United akan menghadapi Burnley pada pekan ke-24 Liga Primer Inggris di Turf Moor, tengah pekan depan.




