Berita Live Scores
Arema v Madura United

Madura United Akui Kalah Di Lini Tengah

23.32 WIB 08/11/19
Rasiman - Madura United
Rasiman berharap sejumlah pemain inti yang cedera sudah bisa tampil selepas jeda internasional.

LIPUTAN   ABI YAZID     DARI   MALANG   

Pelatih Madura United Rasiman mengakui absennya sejumlah pemain pilar membuat lini tengah mereka kalah bertarung dengan Arema FC, sehingga menelan kekalahan 2-0 di Stadion Kanjuruhan, Jumat (8/11) sore WIB.

Rasiman mengatakan, ketiadaan Diego Assis dan Aleksandar Rakic melemahkan kekuatan mereka. Rasiman memainkan bek Ante Bakmaz sebagai gelandang bertahan, meski di lini tengah masih ada dua pemain yang lebih agresif seperti Asep Berlian dan Guntur Ariyadi.

“Zulfiandi sebenarnya nomor 6 [gelandang bertahan]. Tapi ketiadaan nomor 8 [gelandang box to box] membuat dia didorong sedikit ke depan. Ini memang tidak ideal. Absennya Diego Assis, Rakic, dan Abi [Syahrian Abimanyu] membuat kualitas tengah kami berkurang,” jelas Rasiman.

“Kami memainkan Ante karena melihat permainan Arema yang banyak memberikan umpan panjang. Postur dia yang tinggi akan memberikan tenaga ekstra di belakang ataupun tengah. Bola direct Arema selalu bisa diputus. Namun, ternyata dia kelelahan, karena sering diajak lari, sehingga kami ganti di babak kedua.”

“Di pergantian itu kami memilih Guntur, karena Asep memang baru sembuh dari cedera lama. Masuknya Guntur sedikit membuat kami menekan, namun tidak ada gol, karena pertahanan rapat Arema.”

Rasiman menambahkan, ia masih berharap Madura United bisa menyamakan kedudukan setelah mereka kecolongan gol cepat Makan Konate di menit keempat. Hanya saja, upaya mereka sirna saat Rifaldi Bawuo melesakkan gol enam menit menjelang laga berakhir.

SIMAK JUGA: BERITA LIGA 1 2019!

“Permainan Arema sangat bagus, karena mampu menutup semua lini, sehingga kami malah kebobolan lagi. Kalau ketinggalan 1-0 kami masih bisa menyamakan, ritme pertandingan tentu akan berbeda. Namun gol Rifaldi memang mengakhiri pertandingan,” tegasnya.

Rasiman akan memanfaatkan jeda kompetisi untuk mengevaluasi tim besutannya agar bisa lepas dari situasi tidak menyenangkan. Menurutnya, kehadiran sejumlah pilar setelah jeda kompetisi akan membuat Madura United bangkit dari dua kekalahan beruntun.

“Kami dua kali kalah mungkin disebabkan kosentrasi, karena kami selalu kebobolan cepat. Semoga di jeda kompetisi ini kami bisa melakukan perubahan yang lebih baik sambil menunggu kembalinya beberapa pemain inti pulih dari cedera,” tutupnya. (gk-48)

SIMAK JUGA: KLASEMEN LIGA 1 2019!