Bukan cuma kekalahan dari Napoli yang membuat kecewa suporter Juventus yang memadati Allianz Stadium, Minggu (22/4) lalu. Kekecewaan tifosi Juventus dipastikan berlipat karena para pemain kesayangan mereka ternyata tidak memberikan salam sesuai laga berakhir.
Gol tunggal nan dramatis dari Kalidou Koulibaly di laga krusial tersebut memastikan posisi Juventus di puncak klasemen Serie A Italia tinggal berselisih satu poin dari Napoli. Namun setelah wasit meniup peluit panjang, para pemain Juventus terlihat langsung masuk ke ruang ganti, tanpa sempat memberikan salam kepada suporter seperti lazimnya.
Pada Rabu (25/4) kemarin, rombongan fans Juventus menghadiri latihan tim untuk mempertanyakan kejadian pada akhir pekan lalu itu. Kiper sekaligus kapten Juventus Gianluigi Buffon lantas mendatangi mereka, memberikan penjelasan sekaligus meminta maaf.
Seperti dikutip dari Corriere della Sera, Buffon berkata kepada para suporter, “Penting bagi kami untuk menyambut kehadiran kalian di tempat ini. Kalian bertindak tepat dengan datang kemari. Itu karena kami memang melakukan sesuatu yang salah. Kami ingin kalian selalu bangga terhadap kami.”
“Kami tidak memberikan salam kepada kalian di laga melawan Napoli karena ketika itu kami sedang sangat marah. Kami memang memberikan selamat kepada lawan karena itu sudah menjadi kebiasaan kami, menang atau kalah.”
“Kami minta maaf karena tidak berhenti di tribun Curva. Itu karena kami sangat kecewa sehingga tidak menyadari [telah lupa untuk memberi salam],” jelas Buffon.
Juventus diharapkan bisa menyapu bersih kemenangan di empat laga pamungkas untuk mempertahankan posisi puncak dari kejaran Napoli dan meraih Scudetto. Masalahnya, jadwal sisa Bianconeri terbilang lebih sulit di mana mereka harus menghadapi Inter Milan (29/4) dan AS Roma (13/5).


