Louis van Gaal memuji Martin Odegaard tinggi-tinggi sebelum laga yang mempertemukanBelanda dengan Norwegia dalam kualifikasi Piala Dunia UEFA.
Namun manajer De Oranje tersebut juga mengklaim bahwa gelandang Arsenal itu salah memilih klub di awal kariernya, dengan berkata Real Madrid bukanlah destinasi yang cocok untuk mendapatkan "pendidikan terbaik".
Bagaimana tidak, Odegaard datang ke Santiago Bernabeu 2015 lalu ketika usianya masih 16 tahun.
Ia cuma mengemas 11 penampilan bersama Los Blancos dan ia sampai harus dipinjamkan ke Arsenal untuk membangkitkan kariernya.
Odegaard akhirnya mempermanenkan kesepakatannya bersama Arsenal Agustus lalu dengan mahar £30 juta dan Van Gaal terkesan melihat 10 penampilannya bersama The Gunners musim ini.
Mantan bos Manchester United itu ditanyai TV 2 soal pemain Norwegia mana selain Erling Haaland yang, jika bisa, bakal ia boyong ke skuad Belanda-nya.
Van Gaal menjawab: "Saya bakal memilih antara Odegaard dan [gelandang Genk Kristian] Thorstvedt."
"Odegaard amat kreatif dan memiliki kemampuan mengumpan yang apik. Ia bisa menempatkan bola ke titik yang ia mau."
"Saat pemain meminta bola di posisi bagus, ia bisa memberikannya. Dan ia seseorang yang bermain untuk tim, itu sangat bagus."
Meski baru berusia 22 tahun, Odegaard sudah menjadi kapten Norwegia dan ia telah memiliki pengalaman yang mumpuni berkat dipinjamkan Madrid ke Heerenveen, Vitesse, dan Real Sociedad sebelum ke Arsenal.
Van Gaal yakin Odegaard bakal lebih baik jika hijrah ke Belanda untuk berkembang saat masih remaja dulu, dan menyebut dua bekas klubnya, Ajax & AZ Alkmaar, sebagai opsi ideal.
"Jawabannya sederhana. Ajax akan menjadi pendidikan terbaik," imbuh Van Gaal. "AZ juga tempat yang sangat bagus untuk seorang pemain muda Norwegia."
Belanda mengalahkan Odegaard cs 2-0, Rabu (17/11), dan Norwegia gagal lolos ke Piala Dunia setelah hanya bisa finis ketiga di Grup G.
