Trent Alexander-Arnold Anthony Elanga Liverpool Manchester United 2022GETTY

Liverpool Kini Seperti Manchester United, Enggak Ada Seram-Seramnya!

Mantan pemain Arsenal Paul Merson menyamakan nasib Liverpool akhir-akhir ini dengan penurunan Manchester United pasca ditinggal pensiun Sir Alex Ferguson.

Kemarin Minggu (30/10),The Reds menelan kekalahan kandang pertama musim ini setelah youngster Leeds Crysencio Summerville mencetak gol kemenangan menit akhir.

Pasukan Jurgen Klopp kini duduk di peringkat sembilan Liga Primer Inggris, delapan poin dari spot Liga Champions dan tujuh poin di bawah MU besutan Erik ten Hag.

Merson merasa kekalahan Liverpool atas Leeds di Anfield "tak bisa dimaafkan". Ia khawatir kandang Si Merah sudah tak seangker dulu.

"Liverpool bisa tampil sedemikian rupa kontra Manchester City, tapi lalu menyusulnya dengan kekalahan melawan Nottingham Forest dan Leeds United. Itu tak bisa dimaafkan," kata Merson kepada Sky Sports. "Liverpool maju satu langkah lalu mundur empat langkah!"

liverpoolgetty images

"Sekarang tak ada lagi yang takut sama Liverpool. Perlahan-lahan ini seperti yang terjadi di Old Trafford."

"Dulu, sebagai pemain, saya takut melawat ke [kandang] Manchester United. Anda bisa saja bermain dengan bagus di sana tapi akhirnya tetap kalah. Sekarang jika main bagus Anda bisa menang di sana."

"Sekarang jika Anda main bagus di Liverpool, Anda punya peluang besar untuk menang."

"Liverpool sudah tak punya faktor seram, dan musim ini sudah lebih ambyar daripada musim setelah mereka juara [Liga Primer]," imbuh eks Arsenal itu. "Mereka itu sudah berpengalaman, oleh karenanya performa mereka musim ini tak bisa dimaafkan."

Jurgen Klopp Liverpool Leeds 2022-23Getty Images

Kekalahan Liverpool di kandang Nottingham Forest meneruskan tren tanpa kemenangan tandang mereka di Liga Primer Inggris musim ini. Namun, sebelum laga vs Leeds, The Reds belum terkalahkan di Anfield dan bahkan menghabiskan keseluruhan 2021/22 tanpa kekalahan di kandang sama sekali.

Di dua laga kandang terakhir kontra Leeds, Liverpool selalu menang dan bahkan mencetak 10 gal tanpa sekalipun tertinggal. Namun kali ini tim tamu yang unggul duluan ketika Rodrigo memanfaatkan pertahanan The Reds yang berantakan.

Mohamed Salah mampu menyamakan kedudukan, tetapi pasukan Jesse Marsch yang tertawa paling akhir ketika Summerville mencetak gol Liga Primer keduanya.

"Saya rasa kami start dengan bagus, lalu kemasukan gol tidak normal," kata Klopp kepada Sky Sports usai laga. "Kami bisa menyamakan kedudukan tapi entah apa alasannya itu tak mengembalikan rasa aman. Kami kesulitan mengendalikan pertandingan dan terlalu sering kehilangan bola."

"Para pemain sudah berusaha, penguasaan bola kami bagus dan bisa menciptakan peluang besar tapi, pada akhirnya, jika skor 1-1 dan Anda bertahan seperti di gol kedua, semuanya jadi terbuka. Situasinya dua lawan satu di kotak penalti dan mereka bisa menyelesaikannya. Masalahnya adalah untuk saat ini kami tak bisa mengontrol laga-laga seperti ini."

Iklan