Jurgen Klopp Liverpool 2021-22Getty Images

Bos Liverpool Jurgen Klopp Dinobatkan Jadi "Tukang Ngeluh Musim Ini" Di Liga Primer Inggris

Mantan striker Liverpool, Peter Crouch, menobatkan Jurgen Klopp sebagai "Tukang Ngeluh" terbesar di Liga Primer Inggris.

Manajer sepakbola memang hobi mengeluh. Entah itu soal wasit, kondisi lapangan, atau gaya bermain lawan yang bikin mereka meradang.

Crouch merasa tidak ada sosok yang mengeluh lebih sering daripada pelatih-pelatih top di Liga Primer Inggris, karena mereka memang tak terbiasa kalah. Dan eks-penggawa The Reds itu menobatkan Klopp sebagai jawara mengeluh di Liga Inggris.

"Mereka semua suka mengeluh – terutama manajer-manajer top. Mungkin Jurgen Klopp sedikit lebih sering daripada yang lain," tulis Crouch di kolom Daily Mail.

"Karakter-karakter terbesar yang [biasanya] pemenang: [Alex] Ferguson, [Jose] Mourinho, [Rafael] Benitez, mereka semua seperti itu."

"Selalu saja salah orang lain ketika mereka kalah, tak satu pun dari mereka yang bisa menerima kekalahan dengan legowo. Menurut saya tak satu pun dari [manajer top] saat ini yang berwibata saat kalah."

"Itu karena mereka adalah pemenang. Bagus buat TV, ya kan? Kalian jadi menanti-nanti wawancara mereka."

Rasanya sulit kalau mantan juru taktik Borussia Dortmund itu mau menepis anggapan Crouch, mengingat dia masih saja mengeluh hingga saat-saat terakhir.

Usai menang atas Wolves di partai pamungkas, Minggu (22/5), yang masih tak cukup untuk menyabet gelar Liga Primer kedua dalam tiga tahun, Klopp mengaku jengkel dengan fans tim asuhan Bruno Lage.

Pria 54 tahun itu mengeluhkan fans Wolves yang merayakan gol Manchester City ke gawang Aston Villa di Etihad, yang pada akhirnya membuyarkan mimpi Liverpool untuk juara Liga.

Dia berkata: "Saya enggak mengerti bagaimana bisa suporter Wolverhampton bisa selebrasi ketika Man City mencetak gol. Saya enggak bisa memahami perasaan-perasaan seperti itu."

Musim ini belum berakhir buat Liverpool, dan Klopp masih memiliki kesempatan untuk mengeluh lagi ketika nanti The Reds meladeni Real Madrid di final Liga Champions Eropa, Minggu (29/5) dini hari WIB.

Iklan